Palme d’Or untuk John Travolta di Cannes, Debut Sutradaranya Langsung Bikin Haru

Sorotan malam itu sebenarnya tidak hanya datang dari film yang dibawa John Travolta ke Cannes, tetapi juga dari cara penghargaan besar itu membuatnya kehilangan kata-kata. Di atas panggung, aktor sekaligus sutradara itu tampak menangis setelah menerima Palme d’Or yang datang sebagai kejutan penuh.

Momen tersebut terjadi saat Cannes Film Festival 2026 memperkenalkan debut penyutradaraan Travolta lewat Propeller One-Way Night Coach. Reaksi emosionalnya langsung menjadi perhatian karena ia sama sekali tidak mendapat bocoran sebelum namanya diumumkan.

Penghargaan itu disebut sebagai pencapaian setara penghargaan seumur hidup di Cannes. Bagi Travolta, pengakuan tersebut terasa begitu besar sampai ia menyebutnya lebih dari Oscar.

Pihak festival menjaga keputusan itu dengan sangat ketat. Karena tidak mengetahui apa pun sebelumnya, Travolta terlihat benar-benar terkejut ketika penghargaan diumumkan di hadapan para hadirin.

Dalam laporan Variety, suaranya terdengar bergetar saat ia berkata, “Ini lebih dari Oscar.” Ia juga sempat berseru kecil karena tampak sulit percaya penghargaan sebesar itu benar-benar diberikan kepadanya malam itu.

Travolta kemudian menyampaikan ucapan dalam bahasa Prancis, “Kejutan yang luar biasa!”, yang langsung disambut sorakan hangat dari penonton. Respons itu memperkuat kesan bahwa momen tersebut berlangsung sangat spontan dan penuh emosi.

Di atas panggung, Travolta beberapa kali terlihat menahan haru sambil menoleh ke Thierry Fremaux, Direktur Cannes yang berdiri di dekatnya. Ia mengingat bahwa sebelumnya hanya ada pembicaraan singkat tentang malam itu sebagai momen istimewa untuk pemutaran film.

“Kalau begitu kau bilang ini akan menjadi malam yang istimewa, tapi saya tidak tahu ini akan berarti seperti ini,” kata Travolta kepada Fremaux. Setelah itu, ia mengucapkan terima kasih dengan tulus dan menyebut pengalaman tersebut sangat mengharukan.

Travolta juga menegaskan betapa besar arti sambutan Cannes bagi proyek debut penyutradaraannya. Ia menyebut pengakuan itu sebagai impian yang menjadi kenyataan dan menilai kehormatan yang diterimanya sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Film yang ia bawa, Propeller One-Way Night Coach, memiliki sisi personal yang kuat. Proyek itu diangkat dari buku anak-anak yang ia tulis pada 1997 dan juga melibatkan putrinya, Ella Bleu Travolta.

Latar cerita film tersebut mengambil era keemasan dunia penerbangan, sehingga nuansanya terasa bernostalgia. Kombinasi unsur personal dan sejarah itu membuat debut Travolta di kursi sutradara terasa lebih berarti baginya.

Selain momen penghargaan, penampilan Travolta sendiri ikut menarik perhatian di Cannes. Aktor berusia 72 tahun itu tampil dengan kumis yang menyambung hingga ke janggut, mengenakan jas hitam, serta topi baret wol berwarna putih.

Penampilan itu membuat kehadirannya menonjol bahkan sebelum nama penerima Palme d’Or diumumkan. Pada akhirnya, malam tersebut menjadi gabungan antara debut sutradara, penghargaan besar, dan reaksi emosional yang sulit dilewatkan begitu saja.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button