Di kepala jerapah, ada struktur yang sering disangka sekadar aksesori. Padahal, tonjolan berbulu itu punya peran biologis yang masih bertahan hingga sekarang, meski fungsinya tidak sebesar tanduk pada hewan lain.
Struktur tersebut disebut ossicone. Jerapah jantan dan betina sama-sama memilikinya sejak lahir, sehingga hewan ini kerap disebut sebagai satu-satunya mamalia yang memiliki “tanduk” sejak lahir.
Bukan tanduk biasa
Ossicone bukan tanduk sejati seperti milik banteng atau rusa. Bentuknya muncul sebagai penonjolan permanen dari tulang tengkorak, lalu berkembang dari tulang rawan, mengeras menjadi tulang, dan akhirnya tertutup kulit.
Meski tampak seperti hiasan di kepala, ossicone adalah bagian tubuh yang nyata. Struktur ini juga ikut memengaruhi perilaku jerapah, terutama saat berinteraksi dengan sesamanya.
Pada jerapah betina, ossicone biasanya lebih tipis dan memiliki seberkas rambut di bagian atas. Sementara itu, pada jerapah jantan, ukurannya cenderung lebih besar, lebih tebal, dan sering kali tampak gundul.
Masih berguna dalam pertarungan
Para ahli belum sepenuhnya memastikan fungsi utama ossicone pada jerapah modern. Ada dugaan bahwa struktur ini merupakan organ sisa dari masa lalu, ketika nenek moyang jerapah mungkin lebih bergantung padanya.
Walau tidak dipakai seperti tanduk pada hewan bertanduk lain, ossicone tetap memberi kontribusi kecil. Bobot tambahannya membantu saat jerapah jantan saling mengalungkan leher dan menabrakkan bagian kepala dalam pertarungan.
Dalam perkelahian itu, jerapah lebih banyak mengandalkan leher daripada tanduk utama di kepala. Karena itu, ossicone bukan senjata utama, tetapi masih masuk dalam pola tarung yang mereka lakukan.
Petunjuk untuk membedakan jerapah
Selain berguna bagi jerapah, ossicone juga memudahkan manusia mengenali mereka. Perbedaan bentuk antara jantan dan betina membuat bagian ini bisa menjadi petunjuk visual yang cukup jelas.
Pada beberapa spesies, ossicone bahkan muncul lebih dari satu. Menurut A-Z Animals, ada spesies yang bisa memiliki hingga lima ossicone di kepala.
Tambahan benjolan itu muncul di belakang benjolan utama dan di atas pangkal hidung. Ciri ini membantu membedakan jerapah utara dan jerapah reticulated dari jerapah selatan serta jerapah Masai.
Dimiliki juga oleh kerabat dekat
Jerapah bukan satu-satunya mamalia yang punya struktur serupa. Okapi, kerabat dekat jerapah, juga memiliki ossicone meski tubuhnya lebih kecil, lehernya lebih pendek, dan kerangkanya tidak sebesar jerapah.
Okapi sering digambarkan seperti campuran jerapah, zebra, dan rusa. Bedanya, ossicone pada okapi hanya dimiliki oleh jantan.
Dari sisi evolusi, ossicone tampaknya pernah memegang peran yang lebih penting pada masa lalu. Kini fungsinya terlihat lebih terbatas, tetapi struktur ini tetap menjadi ciri khas yang membantu jerapah dalam pertarungan, identifikasi, dan pembeda dengan kerabat dekatnya.
Source: www.idntimes.com




