Olahraga Dipakai Jadi Jembatan, HKBP Gelar Padel Lintas 11 Kota dengan 140 Peserta

Turnamen padel yang digelar HKBP untuk merayakan hari jadinya ke-165 langsung menarik perhatian karena formatnya dibuat terbuka dan melibatkan peserta dari berbagai kalangan. Di Jakarta HKBP 165 Padel Series, sekitar 140 peserta ambil bagian, termasuk warga umum dan kelompok lain di luar jemaat HKBP.

Ajang ini berlangsung di HQ Padel and Tenis, Jakarta Selatan, pada Sabtu (2/5/2026) mulai pukul 09.00 WIB. Kehadiran peserta lintas latar belakang membuat perayaan ulang tahun gereja itu terasa lebih terbuka dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial internal.

Gagasan penyelenggaraan turnamen ini datang dari kaum muda Naposo Bulung HKBP. Mereka ingin menghadirkan perayaan ulang tahun gereja melalui aktivitas olahraga, sehingga momen hari jadi bisa diisi dengan cara yang lebih partisipatif.

Ketua Umum Panitia Nasional Hari Ulang Tahun HKBP ke-165, Effendi Simbolon, mengatakan pembukaan rangkaian padel ini dilakukan di 11 kota. Menurut dia, Jakarta HKBP 165 Padel Series memang disusun sebagai turnamen terbuka yang memberi kesempatan masyarakat untuk ikut terlibat.

Effendi juga menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga HKBP. Ia menyebut peserta datang dari berbagai kelompok, termasuk ekspatriat yang ikut bertanding dalam ajang tersebut.

Bagi HKBP, olahraga dipilih bukan sekadar sebagai hiburan. Effendi menilai kegiatan ini menjadi cara gereja ikut mendorong sportivitas, terutama di kalangan generasi muda, sekaligus memperlihatkan posisi HKBP sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Ia juga menyoroti fungsi olahraga sebagai ruang pertemuan antarmasyarakat. Dalam pandangan HKBP, padel dapat mempererat silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih hangat di antara peserta dari latar belakang berbeda.

Ketua Panitia Pelaksana Posma Simbolon menjelaskan bahwa pemilihan 11 kota didasarkan pada potensi perkembangan padel di sejumlah daerah. Kota-kota yang masuk dalam rangkaian itu antara lain Jakarta, Depok, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, Medan, Tangerang, dan Bekasi.

Rangkaian pertandingan akan digelar bertahap hingga partai puncak yang kembali berlangsung di Jakarta pada September mendatang. Posma mengatakan konsep seri ini dibuat agar semakin banyak masyarakat bisa merasakan atmosfer kompetisi dan menjangkau wilayah-wilayah yang potensial.

Dalam turnamen tersebut, panitia menyiapkan beberapa kategori pertandingan, yakni Men Bronze, Women Lower Bronze, dan Mix Lower Bronze. Untuk kebutuhan internal, kategori itu disederhanakan menjadi dua level utama, yaitu Bronze dan Lower Bronze.

Posma menambahkan format ini masih bisa berkembang jika minat peserta terus meningkat. Panitia membuka kemungkinan penambahan kategori baru agar lebih banyak level permainan dapat tertampung pada seri berikutnya.

Dengan sekitar 140 peserta di Jakarta dan rangkaian yang menyebar ke 11 kota, HKBP 165 Padel Series memperlihatkan cara perayaan lembaga keagamaan dikemas lebih terbuka. Turnamen ini juga menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang interaksi lintas komunitas yang terus hidup dan berkembang.

Source: www.viva.co.id

Baca Juga

Back to top button