Naik MRT Dan Transjakarta Kini Bisa Berbuah Voucher Listrik, Eco Journey Points Didorong PLN

Perjalanan harian di Jakarta kini ikut dikaitkan dengan manfaat yang lebih langsung. Warga yang naik MRT Jakarta dan Transjakarta bisa mengumpulkan poin yang kemudian dapat ditukar menjadi voucher listrik lewat PLN Mobile.

Skema ini menjadi bagian dari kampanye “Green Future Powered Today” yang diluncurkan PT PLN (Persero). Lewat cara ini, aktivitas mobilitas dengan transportasi publik berbasis listrik tidak hanya diposisikan sebagai pilihan yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga memberi imbalan nyata bagi penggunanya.

Poin dari perjalanan listrik

PLN menyiapkan mekanisme sederhana agar masyarakat mudah ikut serta. Menurut Sekretaris Perusahaan PLN, Yuliandra Syahrial Nurdin, pengguna cukup memindai QR code yang tersedia di tiga gerbong MRT Jakarta dan 15 unit bus listrik Transjakarta.

QR code itu juga dipasang pada sejumlah koridor bus listrik, termasuk Pondok Labu-Blok M, Manggarai-UI, dan Ragunan-Balai Kota. Setiap satu kali pemindaian akan menghasilkan 2 poin yang masuk ke akun pengguna.

Poin yang terkumpul kemudian dapat ditukarkan melalui PLN Mobile. Nilai penukarannya dimulai dari 100 poin senilai Rp100 ribu hingga 500 poin senilai Rp500 ribu, dengan masa penukaran dibuka sampai September 2026.

Dorongan untuk gaya hidup rendah emisi

Kampanye ini tidak hanya mengejar partisipasi pengguna transportasi umum. PLN menempatkannya sebagai upaya untuk membiasakan gaya hidup rendah emisi lewat pilihan sehari-hari yang lebih dekat dengan warga kota.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto, menekankan bahwa perubahan menuju gaya hidup berkelanjutan bisa dimulai dari kebiasaan sederhana. Salah satunya adalah memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan saat beraktivitas di Jakarta.

Kolaborasi program ini melibatkan PT MRT Jakarta dan PT Transportasi Jakarta. Melalui kerja sama tersebut, penggunaan transportasi umum berbasis listrik diarahkan agar tidak berhenti pada fungsi perpindahan orang, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi penumpangnya.

Target partisipasi dan dampak emisi

PLN menargetkan lebih dari 160 ribu warga Jakarta ikut berpartisipasi setiap hari selama kampanye berlangsung. Dari tingkat partisipasi itu, perusahaan memperkirakan emisi karbon bisa ditekan hingga 23.500 ton CO2.

Angka tersebut menunjukkan bahwa inisiatif ini bukan hanya soal insentif bagi penumpang. Program ini juga diposisikan sebagai bagian dari dorongan yang lebih luas untuk memperkuat transportasi rendah karbon di ibu kota.

PT MRT Jakarta menyambut langkah ini sebagai penguatan budaya mobilitas berkelanjutan di perkotaan. Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, berharap kampanye tersebut dapat membuat masyarakat lebih sering memakai transportasi umum dengan dukungan kendaraan listrik untuk kebutuhan first mile dan last mile.

Dengan pendekatan itu, PLN dan mitranya mencoba menggabungkan edukasi, insentif, dan kebiasaan mobilitas dalam satu program. Hasilnya, transisi menuju transportasi rendah karbon dibuat terasa lebih dekat dan lebih mudah dijalankan oleh warga Jakarta.

Source: mediaindonesia.com
Exit mobile version