Motorola menempatkan Moto G37 sebagai opsi paling murah di lini barunya, tetapi perangkat ini tidak terasa seperti ponsel entry-level biasa. Kombinasi 5G, layar 120Hz, dan baterai besar membuatnya langsung menonjol di pasar yang semakin padat.
Di kelas harga terjangkau, paket seperti ini biasanya tidak hadir sekaligus. Karena itu, Moto G37 diposisikan sebagai ponsel murah yang tetap membawa spesifikasi terasa lengkap untuk kebutuhan harian.
Layar besar, mulus, dan tetap terlindungi
Moto G37 memakai layar LCD 6,67 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz. Motorola juga melapisinya dengan Corning Gorilla Glass 7i untuk memberi perlindungan tambahan di bagian depan.
Untuk kebutuhan multimedia, ponsel ini masih diberi speaker stereo dengan Dolby Atmos. Pengguna juga tetap mendapatkan wired Hi-Res Audio serta jack headphone 3,5mm, sehingga earphone kabel masih bisa dipakai tanpa adaptor.
Performa harian ditopang chip 6nm
Di balik bodinya, Moto G37 mengandalkan MediaTek Dimensity 6300. Chipset octa-core 6nm ini memiliki kecepatan hingga 2,4GHz dan dipasangkan dengan RAM LPDDR4X 4GB.
Motorola menyebut dukungan RAM hingga 12GB, tetapi angka tersebut sudah termasuk 8GB RAM Boost. Artinya, tambahan itu berasal dari memori virtual pada penyimpanan internal, bukan RAM fisik ekstra.
Penyimpanan luas untuk kelas murah
Untuk media simpan, Moto G37 hadir dalam pilihan 64GB, 128GB, dan 256GB. Semua varian memakai UFS 2.2, yang umumnya memberi kinerja lebih cepat dibanding eMMC di kelas bawah.
Jika ruang bawaan masih kurang, pengguna bisa menambah kapasitas lewat microSD hingga 1TB. Opsi ini membuat perangkat lebih fleksibel untuk menyimpan foto, video, dan aplikasi dalam jumlah besar.
Kamera 50MP tanpa lensa ultrawide
Di sektor kamera, Motorola membekali Moto G37 dengan kamera utama 50MP f/1.8 yang mendukung PDAF dan quad-pixel binning. Hasil olahannya menghasilkan output 12,5MP, dan modul belakangnya juga memuat sensor cahaya ambient serta flicker 2-in-1.
Tidak ada kamera ultrawide pada perangkat ini. Di bagian depan, tersedia kamera 8MP f/2.0 dengan fokus tetap, dan kedua kameranya dapat merekam video hingga 2K pada 30fps.
Baterai besar, bodi masih tipis
Salah satu nilai jual paling kuat dari Moto G37 ada pada baterai tipikal 5.200mAh. Untuk pelabelan energi di Uni Eropa, kapasitas minimum terukurnya adalah 5.100mAh.
Meski membawa baterai besar, bodinya tetap dibuat ramping dengan ketebalan 7,85mm. Dimensinya tercatat 166,23 x 76,50 x 7,85mm dengan bobot 191 gram, sehingga masih relatif nyaman untuk ponsel di kelasnya.
Konektivitas lengkap dan software baru
Moto G37 juga dibekali ketahanan percikan IP64 dan sertifikasi MIL-STD-810H. Di sisi konektivitas, perangkat ini mendukung 5G sub-6GHz, Wi-Fi 5, Bluetooth 5.4, NFC, radio FM, dan USB-C 2.0.
Ponsel ini langsung menjalankan Android 16 dengan antarmuka Hello UX. Motorola turut menambahkan Moto Secure, Gemini, dan Circle to Search ke dalam paket software yang dibawanya.
Posisi pasar dan ketersediaan
Motorola belum mengumumkan ketersediaan yang lebih luas untuk perangkat ini. Namun, posisinya di atas Moto G35 5G memberi gambaran bahwa banderolnya tetap akan bermain di segmen terjangkau.
Sebagai pembanding, Moto G35 5G sempat meluncur di Eropa dengan harga €199 pada September 2024. Moto G37 diposisikan sekitar 25 persen lebih tinggi secara tahunan berdasarkan konteks harga yang sama.
Source: telset.id




