Modifikasi EV Makin Diakui, Aion UT Dan V Tampil Berbeda Di The Elite Showcase 2026

Panggung modifikasi selama ini identik dengan mobil konvensional yang tampil ekstrem, rapi, atau penuh detail personal. Kehadiran Aion UT dan Aion V di The Elite Showcase 2026 menunjukkan bahwa mobil listrik kini mulai masuk ke ruang yang sama, lengkap dengan pendekatan gaya yang berbeda.

GAC Indonesia memanfaatkan ajang itu untuk menegaskan bahwa EV tidak lagi berhenti sebagai alat mobilitas. Di tangan yang tepat, mobil listrik juga bisa menjadi bagian dari gaya hidup dan medium untuk mengekspresikan karakter pemiliknya.

The Elite Showcase sendiri bukan ajang biasa. Pameran ini dikenal sebagai salah satu benchmark modifikasi paling prestisius di Indonesia, dengan proses kurasi yang ketat sebelum sebuah kendaraan bisa tampil di sana.

Masuknya Aion UT dan Aion V juga memberi posisi khusus bagi GAC Indonesia. Brand otomotif Cina ini disebut sebagai yang pertama tampil di panggung modifikasi berkelas tersebut di Tanah Air.

Dua karakter berbeda di satu panggung

Aion UT hadir dengan konsep “Urban Trendsetters” yang menonjolkan sisi sporty dan clean look. Hatchback listrik ini tetap diarahkan untuk kebutuhan harian, tetapi tampil lebih agresif saat dipamerkan.

Sentuhan yang dipasang pada Aion UT mencakup full bodykit OEM plus stripping stiker bergaya sporty. Mobil ini juga memakai pelek HSR Indy R17 warna putih dan ban Accelera ukuran 225/45 R17.

Pengerjaan stiker pada Aion UT ditangani Maxdecal. Sementara itu, proses detailing premium dipercayakan kepada Sonax agar tampilannya tetap maksimal di area pameran.

Berbeda dengan UT, Aion V dibawa dengan pendekatan yang lebih elegan dan premium. SUV listrik ini memakai permainan stiker putih minimalis hasil kolaborasi bersama Maxdecal untuk menciptakan kesan bersih, modern, sekaligus tetap gagah.

Detailing premium pada Aion V juga dikerjakan oleh Sonax. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa modifikasi EV tidak harus selalu ekstrem untuk menarik perhatian.

Lifestyle otomotif ikut bergeser

Kehadiran dua model ini juga menjadi cerminan perubahan selera konsumen. Kendaraan kini dipandang bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari lifestyle.

Valdo Prahara, Marketing Communication and Public Relations GAC Indonesia, menegaskan bahwa kendaraan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Ia menyebut kehadiran Aion UT dan Aion V di The Elite Showcase 2026 sebagai cara untuk memperlihatkan bahwa kendaraan listrik juga mengikuti arah perkembangan budaya otomotif saat ini.

Karena itu, kehadiran keduanya tidak sekadar mengisi ruang pamer. GAC ingin menunjukkan bahwa EV bisa tampil stylish, personal, dan tetap relevan di tengah kultur modifikasi modern di Indonesia.

Tetap kuat di spesifikasi

Di balik tampilan modifikasinya, Aion UT tetap membawa bekal sebagai hatchback listrik compact. Mobil ini memiliki wheelbase 2.750 mm dan kabin yang dibuat lega untuk kebutuhan mobilitas urban.

Di Indonesia, Aion UT tersedia dengan pilihan baterai hingga 60 kWh. Tenaganya mencapai 201 hp atau 204 PS, sementara jarak tempuhnya bisa mencapai 500 km berdasarkan pengujian NEDC.

Pengisian dayanya juga tergolong cepat. Dari 30 persen ke 80 persen, fast charging Aion UT disebut hanya memerlukan sekitar 24 menit.

Aion V tampil sebagai SUV listrik modern dengan karakter premium dan teknologi pintar. Mobil ini dibekali baterai 75,3 kWh, jarak tempuh hingga 602 km, dan fast charging 30 persen ke 80 persen sekitar 16 menit.

Wheelbase Aion V mencapai 2.775 mm sehingga kabinnya terasa lega. Model ini juga punya fitur unik berupa kulkas tiga mode yang bisa mendinginkan, menghangatkan, sampai membekukan makanan dan minuman dengan suhu operasi mulai minus 15 derajat sampai 50 derajat Celcius.

Source: www.oto.com

Baca Juga

Back to top button