AC Milan tidak hanya mengganti pelatih ketika Massimiliano Allegri diberhentikan bersama jajaran direksi klub. Keputusan itu membuka babak baru yang jauh lebih besar, karena Rossoneri kini sedang menyusun ulang arah proyek dari level manajemen sampai bangku cadangan.
Perombakan tersebut muncul setelah Milan gagal lolos ke Liga Champions musim depan. Dari situ, evaluasi menyeluruh langsung bergerak cepat dan klub mulai membangun ulang fondasi tim di bawah pemilik Gerry Cardinale serta penasihat khusus Zlatan Ibrahimovic.
Salah satu dampak paling terasa terlihat dari komposisi manajemen. Milan juga melepas Direktur Olahraga Igli Tare, CEO Giorgio Furlani, dan Direktur Teknis Geoffrey Moncada, sehingga restrukturisasi klub berjalan dari atas ke bawah.
Di tengah perubahan besar itu, pencarian sosok pelatih baru ikut mengerucut. Milan sempat mengarah ke Antonio Conte, tetapi kemudian fokus bergeser ke figur yang dinilai lebih cocok dengan rancangan baru klub.
Corriere dello Sport menyebut Rossoneri kini mencari pelatih dengan karakter seperti Cesc Fabregas. Dari pendekatan itu, dua nama yang paling menonjol adalah Andoni Iraola dan Xavi Hernandez.
Iraola disebut sudah masuk radar serius Milan. Klub asal kota mode itu dikabarkan telah menghubungi perwakilan pelatih Bournemouth tersebut, sementara sejumlah media Italia menulis bahwa nama Iraola justru lebih dulu ditawarkan ke Milan melalui perantara.
Kondisi itu membuat peluang Iraola dinilai cukup realistis. Ia akan berusia 44 tahun bulan depan dan sudah menangani Bournemouth sejak 2023, serta disebut siap mencari tantangan baru pada musim panas ini.
Nama Iraola bahkan sempat dikaitkan dengan Napoli sebagai calon pengganti Antonio Conte. Namun, Sportitalia membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa Iraola hanya ditawarkan ke sejumlah klub Serie A melalui perantara.
Selain Iraola, Xavi juga berada dalam daftar pantauan Milan. Pelatih berusia 46 tahun itu sedang tidak terikat kontrak setelah meninggalkan Barcelona pada Juni 2024, sesudah lebih dulu menangani Al-Sadd SC dan FC Barcelona.
Di saat yang sama, Milan masih membuka pencarian untuk posisi direktur olahraga. Jabatan yang ditinggalkan Tare itu disebut masih menjadi bagian penting dari proyek restrukturisasi klub, dan sejumlah laporan media Italia menempatkan Fabio Paratici sebagai target utama.
Zlatan Ibrahimovic bahkan dikabarkan sudah menjalin kontak langsung dengan Paratici untuk menanyakan kesediaannya bergabung. Pergerakan di kursi pelatih dan kursi eksekutif itu menunjukkan Milan sedang berusaha menyusun ulang tim dengan arah yang lebih jelas untuk periode berikutnya.
Source: www.beritasatu.com




