Persib tidak hanya membawa pulang tiga poin dari Parepare, tetapi juga menjaga peluang juara tetap hidup sampai laga pamungkas. Kemenangan 2-1 atas PSM Makassar di pekan ke-33 Super League 2025/26 membuat jarak menuju gelar kian tipis, dan asisten pelatih Igor Tolic langsung meminta tim mengakhiri pekerjaan itu di Bandung.
Laga di Stadion Gelora B.J. Habibie, Minggu, 17 Mei 2025, menjadi ujian berat bagi Persib. Tolic menilai timnya harus bekerja keras sepanjang pertandingan karena tekanan terus datang dari tuan rumah.
Situasi sempat membuat Persib kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama. Namun, Thom Haye berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-33 dan memberi timnya keunggulan yang sangat penting.
Keunggulan itu tidak bertahan mulus sampai akhir. PSM membalas melalui Yuran Fernandez pada menit ke-54 dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Gol penentu di menit akhir
Ketika hasil imbang hampir tak terhindarkan, Persib menemukan jalan keluar pada fase paling akhir. Julio Cesar mencetak gol pada menit 90+7 dan mengunci kemenangan untuk timnya.
Bagi Tolic, momen tersebut menjadi bukti bahwa para pemain tetap fokus sampai detik terakhir. Ia memberi apresiasi atas kerja keras tim yang tidak menyerah meski pertandingan berjalan sulit dan lawan terus memberi tekanan.
Dalam konferensi pers seusai laga, Tolic menegaskan bahwa Persib datang dengan satu tujuan, yakni memperjuangkan kemenangan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pemain atas perjuangan mereka di lapangan hingga peluit akhir berbunyi.
“Gol yang dicetak Julio mengunci kemenangan kita. Saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang telah berjuang di lapangan hingga detik terakhir,” ujar Tolic.
Bola mati sempat membuat situasi berubah
Tolic juga menyoroti gol balasan PSM yang lahir dari situasi bola mati. Menurutnya, gol itu membuat pertandingan kembali terbuka dan memaksa Persib menjaga disiplin bertahan sampai akhir laga.
Di tengah tekanan seperti itu, mental pemain menjadi aspek yang disorot sang asisten pelatih. Ia menilai Persib tidak panik saat kedudukan sempat imbang dan justru mampu merespons dengan baik ketika peluang kemenangan datang di ujung pertandingan.
Kemenangan di Parepare itu membuat Persib tinggal selangkah lagi menuju gelar juara. Namun, fokus berikutnya langsung diarahkan ke laga terakhir melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Misi terakhir dibawa ke Bandung
Persib dijadwalkan kembali bermain di kandang sendiri pada Sabtu, 23 Mei 2026. Tolic berharap semangat yang sama tetap terjaga saat tim tampil di hadapan pendukungnya sendiri.
“Kita akan lakukan pertandingan terakhir di Bandung. Mari kita tuntaskan perjuangan kita untuk menjadi juara,” kata Tolic.
Hasil di Parepare bukan sekadar tiga poin bagi Persib. Kemenangan itu juga memperlihatkan karakter tim yang mampu bertahan dalam tekanan, tetap tenang saat disamakan, dan menyelesaikan laga dengan cara yang menentukan.
Source: www.medcom.id




