Tiga poin dari laga kontra Brentford membuat Manchester United bukan hanya menjaga tren positif, tetapi juga mempertegas posisi mereka di papan atas klasemen sementara Liga Primer Inggris. Kemenangan 2-1 di Old Trafford pada pekan ke-34 itu menambah rasa aman Setan Merah di peringkat ketiga dengan koleksi 61 poin.
Hasil tersebut juga memperlihatkan bahwa tim sedang berada dalam fase yang stabil, terutama setelah sebelumnya menundukkan Chelsea 1-0. Dengan tiga kemenangan beruntun, Manchester United kini memiliki modal yang baik untuk menjaga posisi mereka hingga akhir musim.
Sesko ikut menyumbang pengaruh besar
Benjamin Sesko kembali tampil menonjol dalam pertandingan ini karena turut mencatatkan nama di papan skor sebelum babak pertama usai. Penyerang muda itu menyambut umpan Bruno Fernandes pada menit ke-43 dan mengubahnya menjadi gol yang membuat keunggulan tuan rumah melebar.
Selebrasi Sesko bersama Fernandes menjadi sinyal bahwa koneksi di lini depan Manchester United mulai terbentuk dengan baik. Kontribusi tersebut membuat dominasi tuan rumah pada paruh pertama terlihat lebih jelas dan memberi mereka ruang bernapas saat memasuki babak kedua.
MU mengambil kendali sejak awal
Manchester United tidak menunggu lama untuk menekan Brentford. Mereka langsung membuka skor pada menit ke-11 lewat Casemiro yang menyelesaikan umpan Harry Maguire dengan efektif.
Gol cepat itu membantu MU mengontrol jalannya pertandingan lebih tenang. Brentford sempat berusaha merespons, tetapi tekanan dari tuan rumah membuat mereka kesulitan mengembangkan serangan yang benar-benar berbahaya.
Dominasi MU pada babak pertama menjadi pondasi penting karena Brentford tidak mendapat banyak kesempatan untuk merepotkan lini pertahanan tuan rumah. Situasi itu membuat permainan Setan Merah tetap berada dalam jalur yang mereka inginkan hingga jeda.
Brentford terlambat menemukan celah
Brentford baru mampu memperkecil jarak ketika laga hampir berakhir. Mathias Jensen mencetak gol pada menit ke-87 setelah memaksimalkan umpan Reiss Nelson.
Namun, gol tersebut datang terlalu terlambat untuk mengubah hasil pertandingan. Sisa waktu yang sangat singkat membuat Brentford tidak sempat mengejar ketertinggalan di Old Trafford.
Kekalahan ini sekaligus memperpanjang catatan tanpa kemenangan Brentford menjadi enam laga terakhir. Tim asuhan Keith Andrews tetap tertahan di posisi ke-9 dengan 38 poin dan masih tertinggal satu angka dari Bournemouth dalam persaingan menuju zona kompetisi Eropa.
Posisi tiga besar MU makin aman
Tambahan tiga poin dari laga ini sangat berarti bagi Manchester United karena menjaga jarak aman dari tim-tim pesaing di bawah mereka. Dengan 61 poin, posisi mereka di tiga besar tetap kokoh meski Arsenal masih berada di puncak dengan selisih 12 angka.
Dari sisi persaingan musim ini, hasil atas Brentford memberi sinyal bahwa konsistensi MU mulai terbentuk pada momen penting. Mereka kini memasuki fase penentuan dengan kepercayaan diri yang terjaga, terutama dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan.
Manchester United menurunkan Senne Lammens, Diogo Dalot, Harry Maguire, Ayden Heaven, Luke Shaw, Casemiro, Kobbie Mainoo, Bryan Mbeumo, Bruno Fernandes, Amad Diallo, dan Benjamin Sesko. Tim asuhan mereka tidak diperkuat Matheus Cunha, Matthijs de Ligt, dan Lisandro Martinez karena cedera serta skorsing.
Brentford menurunkan Caoimhin Kelleher, Michael Kayode, Sepp van den Berg, Nathan Collins, Keane Lewis-Potter, Yehor Yarmoliuk, Mathias Jensen, Dango Ouattara, Mikkel Damsgaard, Kevin Schade, dan Igor Thiago. Mereka juga kehilangan Antoni Milambo, Fabio Carvalho, Jordan Henderson, Rico Henry, dan Vitaly Janelt karena cedera.
Dengan tren kemenangan yang terus terjaga, Manchester United kini berada dalam posisi yang kuat untuk mempertahankan tempat di papan atas. Brentford sebaliknya perlu segera menemukan kembali stabilitas permainan jika masih ingin menjaga peluang bersaing untuk tiket ke kompetisi Eropa.
Source: mediaindonesia.com




