Malut United menunjukkan ketajaman luar biasa saat menghadapi PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dengan kemenangan 7-0 yang sangat meyakinkan. Laga ini bahkan sempat tertunda sekitar satu jam karena genangan air di lapangan setelah hujan deras mengguyur area stadion.
Hasil besar tersebut lahir dari perubahan tempo yang sangat terlihat setelah jeda. Jika pada babak pertama Malut United masih kesulitan menembus pertahanan rapat PSBS Biak, maka di paruh kedua pertandingan ritme serangan mereka berubah total dan membuat lawan kewalahan.
PSBS Biak memilih bertahan lebih dalam sejak awal dan mengandalkan serangan balik saat menemukan celah. Sementara itu, Malut United mendominasi penguasaan bola dan terus menekan, tetapi penyelesaian akhir mereka belum cukup efektif untuk mengubah keadaan pada 45 menit pertama.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-51 melalui David da Silva. Ia memanfaatkan bola muntah dari tendangan Wbeymar Angulo untuk membuka skor, dan gol itu langsung mengubah jalannya pertandingan menjadi semakin berat bagi PSBS Biak.
Tak lama berselang, Septian David Maulana menambah keunggulan pada menit ke-58. Gol tersebut lahir dari bola liar di kotak penalti, setelah kiper Dimas Galih gagal mengantisipasi dengan baik, dan celah itu langsung dihukum oleh Malut United.
Tekanan tuan rumah tidak berhenti di situ. Yakob Sayuri ikut mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-61 setelah menerima umpan dari Ciro Alves, yang aktif mengalirkan serangan dari lini depan.
Gol keempat hadir pada menit ke-70 lewat aksi Tyronne Del Pino. Sentuhan chip halusnya menegaskan variasi serangan Malut United yang sulit dibaca, sementara PSBS Biak makin sulit keluar dari tekanan.
David da Silva kembali menjebol gawang lawan pada menit ke-79. Kali ini ia menyelesaikan umpan dari Yakob Sayuri, memperlihatkan kombinasi antarlini yang rapi dan produktif dari skuad asuhan Hendri Susilo.
Menjelang laga berakhir, Frets Butuan ikut berpesta gol lewat tembakan akurat dari dalam kotak penalti. Skor menjadi 6-0 dan memperlihatkan bahwa Malut United terus menjaga intensitas serangan hingga menit-menit akhir pertandingan.
Pesta gol ditutup Septian David Maulana pada masa injury time. Ia melepas tendangan jarak jauh yang memastikan kemenangan 7-0 dan melengkapi malam sulit PSBS Biak di Sleman.
Dominasi Malut United juga tercermin dari susunan pemain yang mereka turunkan, termasuk Angga Saputro, Safrudin Tahar, Yance Sayuri, Ciro Alves, Tyronne Del Pino, Yakob Sayuri, dan David da Silva. Di kubu PSBS Biak, nama-nama seperti Dimas Galih, Pablo Andrade, Luquinhas, Moses Madjar, Heri Susanto, dan Hassan Mohcine tampil sejak awal, tetapi tidak mampu membendung gelombang serangan lawan.
Kemenangan telak ini membawa Malut United naik ke posisi keempat klasemen sementara dengan 49 poin. Sebaliknya, PSBS Biak tetap berada di dasar klasemen setelah gagal meraih poin dan harus menerima kekalahan yang sangat berat di Stadion Maguwoharjo.