Bagi penggemar hardcore, kabar paling menarik dari Madball bukan sekadar mereka merilis lagu baru, melainkan fakta bahwa band ini akhirnya kembali menyiapkan album penuh setelah cukup lama bungkam. Not Your Kingdom kini menjadi penanda penting bagi langkah terbaru unit veteran NYHC tersebut, dengan jadwal rilis pada 24 Juli 2026 lewat Nuclear Blast Records.
Album ini sekaligus menandai album studio ke-10 Madball. Dengan 14 trek di dalamnya, rilisan ini diposisikan sebagai karya yang bukan hanya melanjutkan katalog mereka, tetapi juga menegaskan ulang energi dan identitas band di tengah dunia yang masih, menurut Freddy Cricien, dipenuhi kekacauan dan tekanan hidup modern.
Di balik proyek ini, Madball tampak menaruh perhatian besar pada detail sejak tahap awal. Not Your Kingdom digarap di The Boneyard Studios, Nashville, Tennessee, lalu diperkuat dengan bagian interlude khusus yang direkam oleh Jeff “Stress” Davis dan Chuck Treece di Chop Shop Studios.
Untuk urusan produksi, band ini melibatkan Andrew Baylis, Aiden Thompson, dan Grady Saxman. Sentuhan akhir suara dipercayakan kepada Lee Rouse melalui proses mixing dan mastering, sehingga karakter Madball tetap terdengar tajam dan bertenaga.
Pilihan tim kerja itu memberi sinyal bahwa album ini dipersiapkan sebagai proyek serius, bukan sekadar pelepas rindu setelah lama vakum. Setiap tahap pengerjaan tampak diarahkan agar Madball tetap membawa warna khas mereka tanpa kehilangan daya dorong yang selama ini melekat pada nama besar NYHC.
Sebelum album penuh hadir, Madball lebih dulu memperkenalkan “Rebel Kids” sebagai single sekaligus video musik. Freddy Cricien menyebut lagu itu sebagai materi pertama yang ditulis untuk album ini, sehingga posisinya sangat penting dalam arah kreatif Not Your Kingdom.
Freddy juga menjelaskan bahwa “Rebel Kids” sebenarnya sudah selesai sekitar dua tahun lalu, bahkan mungkin lebih lama. Dari lagu itulah energi dan pesan yang kemudian mewarnai penulisan materi-materi berikutnya mulai terbentuk.
Meski begitu, lagu tersebut tidak langsung dipilih sebagai pembuka era baru. Setelah menimbang beberapa kandidat lain, Madball akhirnya menilai “Rebel Kids” paling pas untuk membuka fase album ini, baik dari sisi musik maupun lirik.
Bagi Freddy Cricien, Not Your Kingdom punya bobot emosional yang besar untuk seluruh personel Madball. Setelah hampir satu dekade tanpa album penuh, rilisan ini terasa seperti jawaban atas kerinduan pendengar sekaligus dorongan baru bagi komunitas hardcore.
Madball sendiri sudah lama dikenal sebagai salah satu nama penting dalam New York Hardcore City atau NYHC. Karena status itu, setiap gerak baru mereka kerap mendapat sorotan besar dari penggemar lama maupun pendengar yang mengikuti perkembangan hardcore.
Kehadiran album baru, single pembuka, dan dukungan produksi yang matang membuat Not Your Kingdom dipandang sebagai salah satu rilisan paling dinanti dari band ini. Madball kini terlihat siap menghidupkan lagi semangat NYHC lewat materi yang lebih tajam, personal, dan terarah.
Source: www.medcom.id




