Lisensi Game PlayStation Dipertanyakan, Pembaruan Firmware Diduga Batasi Akses Offline Setiap 30 Hari

Kekhawatiran soal akses gim digital di PlayStation kembali menguat setelah pembaruan firmware terbaru pada PS4 dan PS5 menimbulkan dugaan adanya pembatasan baru dalam verifikasi lisensi. Isunya sederhana tetapi sensitif: gim yang sudah dibeli diduga bisa terkunci bila konsol tidak terhubung ke internet dalam rentang 30 hari.

Situasi ini belum mendapat penjelasan resmi dari Sony, sehingga ruang spekulasi di komunitas pengguna dan modding makin terbuka. Celah informasi itu membuat banyak pemain menyoroti satu hal yang paling krusial, yaitu apakah kepemilikan gim digital kini makin bergantung pada syarat online berkala.

Temuan awal yang memicu tanda tanya

Pemicunya datang dari laporan Modded Hardware, kreator YouTube yang kerap mengulas homebrew dan modifikasi konsol. Dalam temuan yang kemudian disorot Kotaku pada 25 April, ia menampilkan layar “Information” pada gim digital di PS4 yang sudah diperbarui.

Pada layar itu muncul keterangan “Valid Period” dengan hitungan 30 hari. Temuan tersebut langsung dibaca sebagai indikasi bahwa konsol harus memeriksa lisensi ke server Sony dalam jangka waktu tertentu agar gim tetap bisa dijalankan.

Bagi pengguna yang sering memakai konsol secara offline, kabar seperti ini jelas memunculkan kekhawatiran baru. Akses ke gim yang sudah dibeli bisa menjadi tidak stabil jika verifikasi lisensi memang wajib dilakukan secara rutin.

PS5 tidak memperlihatkan pola yang sama

Meski begitu, hasil pengujian di PS5 tidak sepenuhnya identik dengan temuan di PS4. Jonathan Downey, host kanal YouTube Spawn Wave, menyebut layar “Information” pada gim PS5 tidak menampilkan detail “Valid Period” seperti yang terlihat di PS4.

Dalam video yang diunggah pada hari Senin, Downey mencoba melepas CMOS battery pada PS5. Baterai lithium itu menyimpan data seperti waktu dan tanggal di motherboard konsol.

Setelah baterai dilepas, ia mencoba menjalankan gim digital yang dibeli beberapa minggu sebelumnya. Konsol kemudian menampilkan pesan bahwa gim tersebut tidak dapat dimainkan.

Dugaan soal DRM dan kontrol lisensi

Dari sini, sebagian komunitas menduga Sony sedang memperketat kontrol atas gim digital lewat mekanisme baru. Dugaan itu cepat menyebar karena pengecekan online memang sering dikaitkan dengan sistem perlindungan hak digital atau DRM.

Di kalangan homebrew PlayStation, pemeriksaan koneksi internet berkala juga kerap dianggap sebagai cara untuk mencegah gim hasil unduhan ilegal berjalan di konsol yang telah dimodifikasi. Pada saat yang sama, verifikasi online dipandang bisa membantu menyinkronkan lisensi dengan pembaruan firmware.

Pandangan tersebut membuat sistem semacam ini dipersepsikan memberi produsen kendali lebih besar atas akses gim digital. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi yang memastikan bahwa mekanisme yang muncul pada perangkat adalah kebijakan baru dari Sony.

Respons PlayStation justru membuat situasi makin kabur

Kebingungan juga bertambah setelah percakapan di X antara pengguna dan agen PlayStation Support ikut beredar. Dalam tanggapan yang dibagikan, ada agen yang menyebut masalah ini sebagai bug, sementara agen lain menyebutnya sebagai fitur.

Perbedaan jawaban itu membuat pengguna semakin sulit menilai apakah yang terjadi merupakan kesalahan sistem atau memang perubahan yang disengaja. Di sisi lain, jawaban layanan pelanggan tidak selalu mewakili kebijakan internal PlayStation secara menyeluruh.

Kondisi ini membuat pembaruan firmware yang awalnya hanya dianggap sebagai update teknis berubah menjadi bahan diskusi yang jauh lebih besar. Sorotan utamanya bukan lagi sekadar stabilitas sistem, melainkan seberapa jauh konsol modern dapat membatasi akses ke gim digital yang sudah dibeli.

Mengapa isu ini terasa penting bagi pemain

Kekhawatiran terbesar tetap berada pada kemungkinan hilangnya akses bila konsol tidak rutin tersambung ke server Sony. Jika mekanisme itu benar ada, pemain yang jarang online bisa mendapati gim yang sudah dimiliki tidak dapat dibuka kembali sampai perangkat tersambung ke internet.

Isu ini juga menyentuh perdebatan lama tentang kepemilikan gim digital dan ketergantungan pada server. Selama belum ada penjelasan resmi dari Sony, pertanyaan soal apakah ini bug atau fitur akan terus menjadi perhatian utama di komunitas PlayStation.

Exit mobile version