Lewati iPhone 9 Demi iPhone X, Ini Makna di Balik Langkah Apple

Nama iPhone 9 memang tidak pernah muncul dalam lini utama Apple, dan pola itu membuat banyak orang menoleh kembali ke momen ketika perusahaan melangkah dari iPhone 8 langsung ke iPhone X. Di titik itu, Apple seperti sengaja memutus urutan angka yang lazim dipakai pada seri iPhone.

Langkah tersebut bukan sekadar perubahan label. Kehadiran iPhone X, yang dibaca sebagai iPhone Ten atau iPhone 10, memberi kesan bahwa Apple ingin menampilkan sebuah lompatan besar, bukan hanya penerus biasa dari model sebelumnya.

Apple sendiri tidak pernah memberikan penjelasan resmi tentang hilangnya angka 9. Meski begitu, keputusan itu kerap dipahami sebagai bagian dari strategi penamaan supaya iPhone X terlihat jauh lebih penting dibanding generasi yang datang sebelumnya.

Dalam dunia pemasaran, nama produk bisa memengaruhi cara konsumen membaca posisi sebuah perangkat. Jika angka 9 disisipkan sebelum iPhone X, kesan perubahan besar yang ingin dibangun Apple bisa saja terasa lebih lemah.

Pilihan untuk langsung memakai simbol X juga sejalan dengan kebiasaan Apple dalam menandai fase baru pada sejumlah produknya. Huruf X pernah dipakai pada Mac OS X sebagai penerus Mac OS 9, lalu muncul lagi dalam OS X El Capitan dan Final Cut Pro X.

Karena itu, iPhone X tidak dipandang sebagai nama acak. Penamaan tersebut justru selaras dengan pola Apple ketika ingin menegaskan adanya babak baru atau perubahan yang dianggap penting.

Satu alasan lain yang sering dikaitkan dengan kehadiran iPhone X adalah momentum 10 tahun iPhone. Dengan memakai simbol X, Apple bisa memberi tanda peringatan yang terasa spesial tanpa harus menuliskannya sebagai iPhone 10 secara langsung.

Strategi ini juga dinilai membantu Apple menjaga persepsi pasar. Jika iPhone 10 dirilis bersamaan dengan iPhone 8, sebagian pengguna bisa merasa model yang mereka pegang terdengar seperti versi yang lebih lama.

Di sisi lain, iPhone 8 tetap hadir sebagai model tersendiri. Kehadiran iPhone X lalu berdiri sebagai penanda bahwa Apple sedang mendorong citra produk yang berbeda kelas, bukan sekadar menjalankan urutan angka biasa.

Rumor tentang iPhone 9 pernah kembali mencuat pada 2020, tetapi kabar itu tidak terbukti. Apple justru meluncurkan iPhone SE 2, sehingga spekulasi soal kembalinya angka 9 tidak berujung pada produk nyata.

Fakta itu makin memperkuat pandangan bahwa angka 9 tidak pernah masuk ke strategi utama penamaan iPhone. Urutan yang paling mencolok tetap bergerak dari iPhone 8 ke iPhone X, lalu tidak pernah benar-benar menampilkan iPhone 9 di antara keduanya.

Perubahan tersebut juga terasa dari karakter iPhone X sendiri. Model ini membawa desain layar sentuh penuh dan tampilan layar berponi yang kemudian menjadi ciri banyak seri setelahnya, sehingga posisinya dipahami sebagai pembuka arah baru dalam sejarah iPhone.

Source: tekno.kompas.com

Baca Juga

Back to top button