Lego Batman: Legacy of the Dark Knight datang dengan nilai tarik yang lebih besar dari sekadar game Lego baru. Di balik pendekatan komedi dan visual khas TT Games, proyek ini ternyata mendapat sentuhan langsung dari Rocksteady, studio yang selama ini lekat dengan standar modern permainan Batman di video game.
Keterlibatan itu membuat Legacy of the Dark Knight terasa punya hubungan yang lebih kuat dengan warisan Arkham. Informasi kredit menunjukkan Rocksteady ikut bekerja sebagai co-developer secara diam-diam, bukan hanya memberi pengaruh dari jauh.
Jumlah personel yang tercatat ikut terlibat juga tidak kecil. Sebanyak 24 developer dari Rocksteady disebut masuk ke proyek ini, termasuk seorang designer, seorang producer, serta beberapa senior programmer dan artist.
Jejak Arkham di balik nuansa Lego
Bagi penggemar Batman, nama Rocksteady langsung mengarah ke Batman: Arkham Asylum dan deretan judul Arkham lain. Studio ini dikenal membentuk fondasi penting untuk pertarungan Batman di ranah video game, sehingga kehadirannya di proyek Lego memberi bobot tersendiri pada game yang sedang dikerjakan TT Games.
TT Games sendiri tidak menutupi besarnya pengaruh Arkham. Jonathan Smith, head of development di TT Games, menegaskan bahwa sulit membayangkan Batman di video game tanpa menghargai pencapaian Rocksteady, dan ia juga menyebut sistem pertarungan Arkham Asylum sebagai dasar penting bagi pengalaman modern yang mereka bangun.
Gotham yang lebih bebas dijelajahi
Meski membawa pengaruh yang kuat dari Arkham, Legacy of the Dark Knight tetap menjaga identitas Lego. Game ini menawarkan Gotham yang lebih luas untuk dijelajahi, sambil mempertahankan nada ringan dan komedi yang sudah menjadi ciri seri Lego.
Pemain akan bisa meluncur, memanjat dengan grapple, dan memanfaatkan elemen stealth saat menghadapi musuh. Format itu juga membuka ruang untuk bertemu para villain ikonik dalam dunia terbuka, sehingga eksplorasi terasa lebih bebas tanpa meninggalkan gaya khas Lego.
Meramu banyak versi Batman dalam satu game
Jonathan Smith juga menjelaskan bahwa game ini dibangun sebagai penghormatan terhadap pencapaian Rocksteady. Dari sana, TT Games meramu pengalaman yang mengambil elemen terbaik dari komik, film, serial TV, dan game Batman.
Hasilnya bukan adaptasi yang terpaku pada satu versi saja. Legacy of the Dark Knight mencoba menggabungkan berbagai interpretasi Gotham ke dalam satu paket yang tetap akrab untuk penggemar lama maupun pemain baru.
Posisi itu membuat game ini berbeda dari banyak adaptasi Batman lain. Di satu sisi, strukturnya bergerak lebih dekat ke warisan Arkham, tetapi di sisi lain tetap mempertahankan humor dan tampilan Lego yang santai.
Rilis dan platform yang sudah diumumkan
Lego Batman: Legacy of the Dark Knight menjadi entri keempat dalam seri Lego Batman garapan TT Games. Game ini dijadwalkan rilis pada 22 Mei 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC, sementara versi Nintendo Switch 2 direncanakan hadir belakangan.
Perhatian terhadap game ini juga sempat meningkat lebih cepat karena adanya glitch saat pre-load di Xbox Series X|S. Gangguan itu membuat sebagian pemain dilaporkan bisa memainkannya sekitar seminggu sebelum peluncuran.
Selain itu, file yang belum dienkripsi dari game ini juga sempat bocor ke internet. Kondisi tersebut membuat sebagian orang bisa membajak judul yang seharusnya baru dirilis, meski sorotan utama tetap tertuju pada peran Rocksteady dan Warner Bros. Games Montreal di balik pengembangannya.
Source: www.notebookcheck.net




