Pesanan Wuling Eksion langsung menunjukkan taji sejak model ini resmi hadir di Indonesia. Dalam waktu singkat setelah peluncuran nasional pada 22 April 2026, jumlah surat pemesanan kendaraan untuk SUV elektrifikasi ini sudah menembus lebih dari 1.000 unit.
Angka tersebut menjadi sinyal bahwa Eksion tidak hanya menarik perhatian saat debut, tetapi juga berhasil mendorong minat beli yang nyata. Pergerakan itu semakin kuat ketika Wuling mulai menyerahkan unit perdana kepada konsumen di Indonesia.
Seremoni handover unit pertama digelar di Summarecon Mall Serpong dan melibatkan 25 konsumen awal. Momentum ini penting karena menandai masuknya Eksion ke fase distribusi, bukan lagi sebatas model baru yang diperkenalkan ke publik.
Di sisi pasar, capaian lebih dari 1.000 SPK hingga awal Mei 2026 memberi gambaran bahwa eksistensi Eksion langsung mendapat respons positif. Di tengah segmen SUV elektrifikasi yang persaingannya kian ramai, pencapaian awal seperti ini menjadi modal penting bagi Wuling untuk menjaga perhatian konsumen.
Sales Director Wuling Motors, Kharismawan Awangga, menyebut tingginya minat masyarakat mencerminkan antusiasme besar terhadap Eksion. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan konsumen kepada model tersebut.
Dalam acara penyerahan itu, sorotan juga tertuju pada Egy Maulana Vikri. Pemain tim nasional Indonesia tersebut memilih varian Plug-in Hybrid atau PHEV dari Wuling Eksion, sehingga ikut menambah perhatian pada seremoni perdana tersebut.
Wuling menempatkan Eksion sebagai SUV elektrifikasi dengan dua pilihan teknologi, yaitu EV dan Plug-in Hybrid. Kehadiran dua opsi ini memberi ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan mobilitas dan preferensi pemakaian harian.
Varian listrik murninya diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 kilometer. Sementara itu, versi PHEV disebut bisa melaju lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian dan pengisian bahan bakar penuh.
Selain soal teknologi penggerak, Eksion juga diarahkan sebagai SUV keluarga modern. Model ini hadir sebagai 7-seater, sehingga menyasar kebutuhan keluarga Indonesia yang masih sangat relevan di pasar domestik.
Untuk menunjang karakter itu, Wuling membekali Eksion dengan panoramic sunroof, ADAS Level 2, dan kapasitas bagasi hingga 1.788 liter. Ruang angkut yang besar menjadi salah satu nilai penting bagi konsumen yang mencari SUV praktis untuk aktivitas harian maupun perjalanan bersama banyak penumpang.
Pabrikan asal Tiongkok itu juga tidak berhenti pada pengiriman unit awal di satu titik. Setelah peluncuran nasional, Wuling menjalankan peluncuran regional di sejumlah kota besar agar jangkauan Eksion semakin luas.
Sejauh ini, agenda tersebut sudah berlangsung di Bali, Batam, Bandung, dan Tangerang. Selanjutnya, kegiatan serupa dijadwalkan berlanjut ke Bekasi, Medan, Makassar, Semarang, hingga Surabaya.
Untuk tahap awal pemasaran, Wuling juga menyiapkan program Early Bird bagi 2.000 konsumen pertama Eksion. Program ini mencakup gratis perawatan berkala dan lifetime warranty untuk komponen inti kendaraan elektrifikasi.
Dengan unit perdana yang sudah diterima konsumen, pesanan yang melampaui 1.000 unit, dan promosi awal yang masih terus berjalan, Eksion kini masuk ke fase penting di pasar Indonesia. Wuling tampak berupaya menjaga momentum itu lewat pemenuhan pesanan awal sekaligus perluasan perkenalan model di berbagai kota.
Source: otodriver.com




