Kehadiran Leapmotor di Indonesia bukan sekadar menambah daftar merek baru di pasar mobil elektrifikasi. Bagi Stellantis, langkah ini membuka jalur yang lebih luas untuk mendorong kendaraan listrik murni, hybrid, dan range extended electric vehicle atau REEV dengan mengandalkan teknologi asal China.
Masuknya merek tersebut akan dilakukan melalui PT Indomobil National Distributor pada pertengahan tahun ini. Agenda peluncuran resminya telah disiapkan lewat GIIAS 2026, yang akan menjadi pintu masuk awal Leapmotor di pasar domestik.
Di Indonesia, Leapmotor akan diposisikan bersama Citroën dan Jeep dalam konsep Stellantis Brand House. Dengan pola itu, penjualan, layanan purnajual, dan dukungan suku cadang akan berada dalam satu ekosistem yang sama.
Langkah ini juga memperlihatkan arah baru Stellantis dalam memperkuat portofolio elektrifikasi di Tanah Air. Bagi Indomobil, kehadiran Leapmotor bukan hanya soal menambah pilihan model, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk pasar kendaraan elektrifikasi nasional.
Chief Executive Officer PT Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw menilai Leapmotor layak dibawa ke Indonesia karena pertumbuhannya yang sangat cepat. Ia menyebut merek ini sebagai salah satu rising star di China dan juga global, dengan teknologi yang dinilai sangat maju.
Struktur bisnis Leapmotor di luar China juga menjadi bagian penting dari ekspansinya. Merek asal Hangzhou, Zhejiang itu kini terhubung dengan Stellantis melalui pembentukan Leapmotor International.
Dalam kemitraan tersebut, Stellantis memegang kendali dengan kepemilikan 51 persen untuk distribusi kendaraan Leapmotor di luar China. Skema itu menjadi dasar bagi perluasan merek ini ke berbagai pasar internasional, termasuk Indonesia.
Basis produksi lokal
Di Indonesia, seluruh model Leapmotor yang dipasarkan akan hadir lewat skema completely knocked down atau CKD. Perakitan lokal itu akan dilakukan di Purwakarta, sekaligus disiapkan untuk menyesuaikan arah kebijakan tingkat komponen dalam negeri atau TKDN.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Leapmotor tidak hanya diperlakukan sebagai produk impor yang dijual di pasar lokal. Indomobil menyiapkan merek ini untuk tumbuh dengan basis produksi dalam negeri.
Model awal yang disiapkan
Untuk tahap awal, model yang disiapkan masuk ke Indonesia adalah SUV listrik kompak Leapmotor B10. Setelah itu, SUV listrik menengah Leapmotor C10 juga telah disiapkan melalui jalur produksi lokal.
Kehadiran dua model tersebut memberi gambaran bahwa Leapmotor akan masuk dengan pendekatan bertahap. Pilihan itu sekaligus menegaskan fokus awal pada segmen SUV listrik yang tengah mendapat perhatian di pasar nasional.
Arah teknologi dari Hangzhou
Ekspansi ke Indonesia tidak lepas dari strategi global Leapmotor dalam menyiapkan portofolio kendaraan untuk pasar di luar China. Product and Strategy Planning Manager Leapmotor China Alan Li menyampaikan bahwa perusahaan tengah menata lini global untuk berbagai negara, termasuk Asia Tenggara.
Alan menjelaskan bahwa tidak semua model domestik akan dibawa ke luar negeri. Leapmotor menyesuaikan kebutuhan konsumen dan peluang pasar di tiap negara agar produk yang masuk tetap relevan dengan karakter lokal.
Ia juga menegaskan bahwa Leapmotor memiliki lini kendaraan listrik yang cukup lengkap dari berbagai segmen. Karena itu, perusahaan menyiapkan produk yang berbeda untuk masing-masing pasar sesuai kebutuhan setempat.
Pengembangan teknologi mandiri
Leapmotor berdiri pada 2015 di Hangzhou, kota yang dikenal sebagai salah satu pusat teknologi di China. Perusahaan ini kemudian memperkuat posisinya sebagai produsen kendaraan energi baru dengan mengembangkan teknologi secara mandiri.
Menurut Alan, Leapmotor memiliki unit bisnis teknologi internal untuk mengembangkan komponen utama. Komponen itu mencakup sistem elektronik kendaraan, baterai, hingga electrical architecture.
Posisi tersebut membuat Leapmotor tidak hanya tampil sebagai produsen kendaraan listrik. Merek ini juga menjadi bagian dari basis pengembangan teknologi elektrifikasi Stellantis di pasar global, termasuk dalam rencana ekspansi di Indonesia.
Source: www.cnnindonesia.com