Di kelas laptop harga sekitar Rp7 jutaan, ADVAN membuat langkah yang cukup menonjol lewat Workmate Ultra. Perangkat ini tidak hanya membawa Intel Core Ultra 5 115U, tetapi juga menyertakan NPU yang membuka dukungan fitur AI di Windows, sesuatu yang masih jarang muncul di kelas harga seperti ini.
Kehadiran chip tersebut langsung memberi identitas berbeda pada Workmate Ultra. Di saat banyak laptop sekelas masih memakai prosesor kelas menengah tanpa dukungan AI bawaan, ADVAN justru memilih pendekatan yang lebih agresif untuk menyasar pengguna produktivitas harian.
Fokus pada kebutuhan kerja harian
Workmate Ultra memang tidak dibangun untuk mengejar beban grafis berat. Laptop ini mengandalkan Intel Graphics sebagai grafis terintegrasi, sehingga arah penggunaannya lebih cocok untuk mengetik, presentasi, rapat online, spreadsheet, dan multitasking dasar.
Pendekatan itu membuat perangkat ini lebih relevan bagi mahasiswa, pekerja kantoran, dan pengguna yang sering berpindah tempat. Dengan karakter seperti ini, Workmate Ultra diposisikan sebagai laptop kerja praktis, bukan mesin untuk kebutuhan kreatif yang lebih berat.
Tombol Copilot ikut disematkan
Selain penggunaan Intel Core Ultra, ADVAN juga menambahkan tombol khusus Copilot pada bodi laptop. Kehadiran tombol ini memudahkan akses ke layanan AI di Windows dan mempertegas bahwa perangkat ini mengikuti arah penggunaan komputasi yang makin dekat dengan fitur berbasis AI.
Di segmen harga yang masih terjangkau, kombinasi seperti ini belum terlalu umum. Karena itu, Workmate Ultra muncul sebagai salah satu opsi yang punya pembeda jelas dibanding banyak pesaing di kelas yang sama.
Ringkas dan mudah dibawa
Dari sisi fisik, ADVAN merancang Workmate Ultra agar tetap nyaman dipakai dalam mobilitas harian. Bodinya memiliki ketebalan sekitar 19,3 mm dan bobotnya disebut kurang dari 1,5 kilogram.
Ukuran tersebut membuat laptop ini cocok dimasukkan ke tas dan dibawa ke kampus atau kantor. Untuk pengguna yang sering bekerja di luar rumah atau berpindah lokasi, bobot ringan biasanya jadi nilai tambah yang terasa langsung.
Layar dibuat lebih lega untuk kerja
Workmate Ultra memakai panel IPS 14 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1200 piksel. Rasio 16:10 memberi ruang vertikal yang lebih besar dibanding format layar yang lebih umum.
Bagi pekerjaan berbasis dokumen dan halaman web, format ini memberi kesan ruang kerja yang lebih lega. Saat membuka beberapa jendela sekaligus, tampilan juga terasa lebih nyaman karena pengguna tidak perlu terlalu sering menggulir layar.
Memori dan penyimpanan masih memberi ruang upgrade
Untuk menunjang kinerja, laptop ini dibekali RAM 8 GB DDR5 5600 MHz dalam model SODIMM. Menariknya, perangkat ini masih menyediakan slot tambahan sehingga konfigurasi memori bisa ditingkatkan hingga dual channel 16 GB.
Di sisi penyimpanan, Workmate Ultra menggunakan SSD NVMe 256 GB dengan kecepatan baca sekitar 3.300 MB/s. Kombinasi ini membantu proses booting, membuka aplikasi, dan memindahkan file berjalan lebih cepat dibanding media penyimpanan konvensional.
Port dan konektivitas cukup lengkap
ADVAN juga menyiapkan susunan port yang cukup beragam untuk kebutuhan harian. Pengguna mendapatkan USB Type-C untuk pengisian daya, USB 3.2, HDMI, USB Type-C full function dengan power delivery dan display out, microSD card reader, audio jack 3,5 mm, serta port USB tambahan.
Dukungan Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.2 turut melengkapi perangkat ini. Konektivitas tersebut penting untuk menjaga internet tetap stabil sekaligus memudahkan penggunaan perangkat nirkabel saat bekerja.
Kamera, baterai, dan harga jual
Untuk kebutuhan konferensi video, ADVAN membekali laptop ini dengan webcam HD 720p yang sudah dilengkapi penutup privasi. Ada pula dual speaker untuk rapat daring maupun hiburan ringan, sementara baterai 45,6 Wh dipasangkan dengan adaptor USB Type-C 45 watt.
Dalam pengujian ringan, menonton YouTube selama satu jam dikabarkan mengurangi daya sekitar 16 persen. Dari kondisi kosong, pengisian penuh disebut memerlukan sekitar dua jam, dengan banderol jual berada di kisaran Rp7.999.000.
Dengan Intel Core Ultra, NPU untuk fitur AI, tombol Copilot, RAM DDR5 yang bisa ditingkatkan, layar 16:10, dan bodi yang ringan, Workmate Ultra membawa paket yang cukup jarang ditemui di kelas harga tersebut. Bagi pengguna yang mencari laptop produktivitas dengan sentuhan AI tanpa harus naik ke kelas yang lebih mahal, perangkat ini tampil sebagai opsi yang layak diperhitungkan.
Source: yoursay.suara.com