Laman Damkar Semarang Sempat Diambil Alih Peretas, Warga Kini Dilayani Lewat WhatsApp dan 113

Gangguan pada layanan digital milik Damkar Kota Semarang membuat warga sementara tidak bisa lagi mengandalkan laman resmi untuk mengakses informasi maupun pendaftaran edukasi kebakaran. Saat situs damkar.semarangkota.go.id bermasalah, jalur pelayanan dialihkan ke WhatsApp dan call center 113 agar kebutuhan masyarakat tetap ditangani.

Kondisi itu muncul setelah laman resmi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang berubah tampilan menjadi situs judi online. Sekretaris Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, mengatakan pihaknya mengetahui masalah tersebut dari laporan warga yang tidak bisa membuka situs dan mendapati isi laman sudah berganti.

Laporan warga jadi awal temuan

Ade menjelaskan, laporan masyarakat menjadi pintu awal ditemukannya peretasan pada situs Damkar. Setelah menerima informasi itu, laporan segera diteruskan ke Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Semarang untuk penanganan teknis.

Menurut Ade, sempat ada upaya untuk memulihkan laman agar kembali normal. Namun, situs tersebut kembali diretas setelah proses perbaikan dilakukan, sehingga langkah menonaktifkan sementara akses akhirnya diambil.

Pelayanan tetap berjalan lewat jalur manual

Karena situs resmi tidak dapat dipakai, Damkar Kota Semarang memindahkan layanan ke jalur manual. Langkah ini dipilih supaya pelayanan kepada warga tetap berlangsung tanpa harus menunggu laman kembali pulih sepenuhnya.

Selama sekitar setahun terakhir, laman resmi Damkar memang menjadi pusat layanan informasi bagi masyarakat Kota Semarang. Melalui situs itu, warga semestinya bisa memperoleh informasi seputar kebakaran sekaligus mendaftar untuk edukasi kebakaran.

WhatsApp dan call center 113 jadi andalan sementara

Dalam masa penanganan gangguan, warga diarahkan menggunakan WhatsApp dan call center 113. Dua kanal itu dipakai untuk melayani kebutuhan darurat maupun informasi umum sampai situs resmi kembali normal.

Pengalihan ini penting karena kerusakan pada situs publik tidak hanya menghentikan akses ke informasi, tetapi juga bisa menghambat warga yang membutuhkan respons cepat. Dengan tetap membuka jalur alternatif, Damkar berupaya menjaga agar layanan dasar tetap tersedia meski sistem digital sedang bermasalah.

Risiko layanan publik berbasis digital

Kasus yang menimpa laman Damkar Kota Semarang memperlihatkan bahwa layanan publik berbasis digital tetap memiliki risiko keamanan yang perlu dijaga ketat. Ketika perlindungan sistem tidak cukup kuat, pengambilalihan tampilan situs bisa terjadi dan langsung berdampak pada akses masyarakat.

Dalam situasi seperti ini, pemulihan teknis memang penting, tetapi keberlanjutan layanan warga juga harus dijaga. Karena itu, penonaktifan sementara situs dipilih agar proses penanganan peretasan dapat dilakukan dengan lebih aman dan terkontrol, sambil memastikan masyarakat tetap memiliki jalur layanan lain yang aktif. Hingga laman kembali digunakan seperti semula, warga Kota Semarang masih diminta mengandalkan WhatsApp dan call center 113 Damkar sebagai kanal utama layanan sementara.

Source: jateng.jpnn.com
Exit mobile version