Kontroler Magnetik Dan Pendinginan Ekstrem Jadi Andalan OnePlus Ace 6 Ultra, Mulai Rp7,8 Juta

OnePlus Ace 6 Ultra datang dengan pendekatan yang cukup jarang di pasar ponsel Android. Perangkat ini tidak hanya menonjol karena harga awal 3.499 yuan, tetapi juga karena fokusnya yang sangat kuat pada kebutuhan bermain game berat.

Kombinasi chipset kelas atas, baterai besar, sistem pendingin agresif, dan dukungan kontroler khusus membuat ponsel ini terasa lebih dekat ke perangkat gaming ketimbang flagship biasa. OnePlus menempatkannya sebagai pilihan untuk pengguna yang mengutamakan stabilitas performa dalam sesi panjang.

Chipset Dimensity 9500 jadi pusat tenaga

Di balik bodinya, Ace 6 Ultra mengandalkan MediaTek Dimensity 9500 yang dibuat dengan proses 3nm generasi ketiga dari TSMC. OnePlus memakai arsitektur all-big-core, sehingga seluruh inti diprioritaskan untuk mendongkrak performa.

Perusahaan menyebut konfigurasi ini bisa memberi peningkatan performa hingga 32% dibanding generasi sebelumnya. Di sisi lain, konsumsi dayanya diklaim turun sampai 55% saat menangani beban kerja berat.

Pola ini jelas ditujukan untuk game dengan grafis tinggi seperti Genshin Impact, Honkai: Star Rail, dan PUBG Mobile. Target utamanya adalah menjaga frame rate tetap tinggi tanpa penurunan yang terasa saat permainan berlangsung lama.

Pengendali eksternal jadi pembeda yang tidak biasa

Salah satu daya tarik utama Ace 6 Ultra ada pada dukungan penuh untuk Strix Gaming Controller. Aksesori ini dijual terpisah dengan harga sekitar 65 dolar AS atau setara Rp1 juta.

Berbeda dari kontroler ponsel pada umumnya, Strix tidak memakai joystick analog. OnePlus memilih tombol mekanis bergaya esports dan mengklaim respons inputnya hanya 1,8 milidetik.

Kontroler tersebut juga dibantu chip esports independen untuk pemrosesan yang lebih cepat. Saat dipasang, aksesori ini menempel secara magnetik di sisi ponsel dan memberi pengalaman bermain yang mendekati konsol genggam.

Pendinginan disiapkan untuk beban panjang

Agar performa tetap stabil, OnePlus memasang sistem pendingin berlapis pada perangkat ini. Ada Wind Chaser Gaming Kernel di sisi perangkat lunak, Glacier Cooling System sebagai struktur termal, dan vapor chamber seluas 6000mm².

Ukuran vapor chamber itu disebut sebagai salah satu yang terbesar di industri smartphone saat ini. Susunan tersebut dirancang untuk menjaga suhu tetap terkendali saat ponsel dipakai bermain game berat di lingkungan panas atau dalam durasi yang panjang.

Pendekatan seperti ini penting karena ponsel performa sering kehilangan tenaga ketika suhu naik terlalu tinggi. Dengan sistem ini, Ace 6 Ultra diarahkan agar tetap mempertahankan kinerja puncak lebih lama.

Layar cepat dan baterai besar mendukung permainan

Di bagian depan, perangkat ini menggunakan panel 6,78 inci LTPS OLED buatan BOE dengan resolusi 1,5K atau 1440 x 3168 piksel. Layarnya mendukung refresh rate adaptif 165Hz dan touch sampling hingga 4000Hz.

Spesifikasi tersebut membuat layar lebih responsif saat dipakai bermain. Tingkat kecerahan puncaknya juga dibuat tinggi agar tetap nyaman dilihat saat digunakan di luar ruangan.

Soal daya tahan, OnePlus membekali Ace 6 Ultra dengan baterai dual-cell 8600mAh. Perusahaan mengklaim baterai ini bisa dipakai bermain game berat selama 6 sampai 7 jam nonstop.

Untuk penggunaan campuran yang lebih ringan, daya tahannya disebut bisa mencapai 2 hari. Pengisian juga dibuat cepat karena ponsel mendukung 120W, dengan klaim penuh dari 0% ke 100% dalam waktu kurang dari 30 menit.

Kamera dan bodi tidak jadi fokus utama

Meski diarahkan untuk gamer, Ace 6 Ultra tetap membawa susunan kamera yang cukup lengkap untuk kebutuhan harian. Di belakang ada kamera utama 50 MP dengan OIS, kamera ultra-wide 8 MP, dan kamera depan 16 MP.

OnePlus tidak menempatkan sektor kamera sebagai nilai jual utama pada model ini. Namun, OIS tetap membantu menjaga hasil foto dan video agar lebih stabil ketika ponsel digunakan dalam kondisi bergerak.

Dari sisi fisik, perangkat ini memakai rangka logam, sudut membulat besar, dan modul kamera belakang berbentuk kubus datar. Ketahanannya juga dibuat serius karena ponsel ini mengantongi IP66, IP68, IP69, dan IP69K.

Pilihan memori dan harga jual

Varian yang ditawarkan mencakup 12GB + 256GB seharga ¥3.499, 16GB + 256GB seharga ¥3.799, 12GB + 512GB seharga ¥4.099, 16GB + 512GB seharga ¥4.399, dan 16GB + 1TB seharga ¥5.099.

Dengan kombinasi performa tinggi, layar cepat, baterai besar, sistem pendingin yang serius, dan aksesori kontroler khusus, OnePlus Ace 6 Ultra tampil sebagai salah satu ponsel gaming premium yang paling agresif di kelasnya.

Baca Juga

Back to top button