Kompensasi Apple Untuk Pengguna iPhone Bisa Tembus Rp 1,6 Juta, Ini Model Yang Berhak Mengajukan Klaim

Sebagian pengguna iPhone di Amerika Serikat berpeluang menerima kompensasi dari Apple setelah perusahaan itu menyetujui penyelesaian gugatan kelompok. Nilainya berada di kisaran 25 dollar AS hingga 95 dollar AS per perangkat, tergantung jumlah klaim yang masuk dan pemotongan biaya penyelesaian.

Kompensasi ini tidak berlaku untuk semua pemilik iPhone. Cakupannya hanya untuk perangkat tertentu yang mendukung Apple Intelligence dan dibeli dalam periode 10 Juni 2024 hingga 29 Maret 2025.

Model yang masuk daftar antara lain iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max. Lini iPhone 16 juga termasuk, yaitu iPhone 16, iPhone 16e, iPhone 16 Plus, iPhone 16 Pro, dan iPhone 16 Pro Max.

Besaran dasar pembayaran disebut 25 dollar AS per perangkat yang memenuhi syarat. Namun, angka itu belum tentu menjadi jumlah akhir yang diterima setiap pemohon karena dana bersih akan dipengaruhi jumlah klaim serta biaya pengacara dan administrasi.

Di sisi lain, batas maksimal yang disebut dalam penyelesaian ini mencapai 95 dollar AS per perangkat. Karena itu, angka sekitar Rp 1,6 juta lebih tepat dipahami sebagai plafon kompensasi, bukan pembayaran yang pasti diterima semua orang.

Sengketa ini muncul dari tudingan bahwa Apple menunda kehadiran fitur Siri yang dipersonalisasi. Gugatan yang diajukan pada bulan Maret itu juga menyebut Apple telah mempromosikan kemampuan AI yang belum tersedia pada saat itu.

Para penggugat menilai promosi tersebut membentuk ekspektasi bahwa fitur yang diumumkan akan hadir ketika iPhone dirilis. Sorotan pun mengarah pada cara Apple menyampaikan rencana pengembangan AI kepada pengguna perangkat premiumnya.

Apple sendiri menyetujui uang damai tanpa mengakui kesalahan. Perusahaan menyatakan langkah yang diambil dilakukan dengan itikad baik dan diyakini sesuai aturan, regulasi, dan hukum yang berlaku.

Melalui juru bicaranya, Apple juga mengatakan telah menghadirkan banyak fitur sejak peluncuran Apple Intelligence. Fitur itu disebut tersedia dalam berbagai bahasa, terintegrasi di seluruh platform Apple, relevan untuk kebutuhan harian, dan dibangun dengan perlindungan privasi di setiap tahap.

Sejumlah fitur yang disebut sudah tersedia mencakup Visual Intelligence, Live Translation, Writing Tools, Genmoji, dan Clean Up. Penjelasan itu muncul di tengah perdebatan soal kemampuan AI yang dinilai belum hadir sesuai harapan awal.

Bagi pengguna yang ingin mengajukan klaim, bukti pembelian perangkat yang memenuhi syarat menjadi syarat utama. Data lain yang diminta mencakup nomor seri perangkat, informasi akun Apple, dan nomor telepon.

Penyelesaian ini sudah memperoleh persetujuan awal. Pemberitahuan untuk pengajuan klaim disebut akan dikirim dalam waktu 45 hari, sementara kompensasi ini hanya berlaku untuk pengguna di Amerika Serikat yang mengajukan gugatan tersebut.

Source: tekno.kompas.com

Baca Juga

Back to top button