Pesan yang dibawa Ahmad Luthfi dari Banda Aceh menyoroti satu hal yang kerap menjadi penghambat kerja pemerintahan daerah: setiap wilayah berjalan sendiri-sendiri. Dalam forum bersama para kepala daerah se-Sumatera bagian Utara itu, Gubernur Jawa Tengah tersebut menegaskan bahwa pembangunan akan lebih kuat jika dijalankan lewat kolaborasi yang rapi dan saling terhubung.
Bagi Luthfi, cara kerja seperti itu bukan sekadar pilihan gaya kepemimpinan, melainkan kebutuhan dasar agar program daerah tidak berhenti di atas kertas. Ia mendorong pemerintah daerah untuk meninggalkan ego sektoral dan bergerak sebagai satu kesatuan, sehingga hasil pembangunan bisa lebih efektif dirasakan masyarakat.
Kolaborasi sebagai fondasi kerja daerah
Dalam pandangan Ahmad Luthfi, pembangunan tidak akan memberi dampak besar bila dijalankan secara terpisah. Setiap langkah pemerintah daerah, menurut dia, akan jauh lebih kuat bila terhubung dengan langkah daerah lain dan saling menguatkan.
Pola ini juga menggambarkan cara Jawa Tengah melihat pembangunan. Program tidak berdiri sendiri, tetapi dirancang agar memiliki hubungan dengan kebijakan lain, sehingga arah kerja pemerintah menjadi lebih solid dan terukur.
Pesan dari Banda Aceh untuk kerja lintas wilayah
Forum di Banda Aceh menjadi ruang bagi Luthfi untuk menekankan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks. Karena itu, pemerintah daerah dinilainya perlu membiasakan diri bekerja bersama, bukan hanya terpaku pada kepentingan wilayah masing-masing.
Kehadiran kepala daerah se-Sumatera bagian Utara memberi konteks penting bagi pesan tersebut. Dalam pertemuan seperti itu, pertukaran gagasan antardaerah dapat membuka jalan bagi model kerja yang lebih relevan dan lebih tangguh dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Super team sebagai cara kerja yang diinginkan
Luthfi menggunakan istilah “super team” untuk menggambarkan pola kerja kolektif yang ia dorong. Istilah itu merujuk pada koordinasi yang terorganisasi, keterbukaan antarpihak, dan kesediaan untuk saling mendukung demi tujuan yang sama.
Ia menilai, selama ego sektoral masih dipertahankan, koordinasi akan sulit berjalan dengan baik. Namun jika pemerintah daerah mampu menyatukan langkah, kebijakan yang dijalankan berpeluang memberi dampak lebih luas dan lebih cepat terasa oleh publik.
Pemerintahan yang saling menopang
Cara pandang tersebut juga menunjukkan bahwa pembangunan memerlukan orkestrasi kerja yang tertata. Pemerintah daerah tidak cukup hanya menyusun program, tetapi juga harus memastikan program itu terhubung dengan dukungan lintas sektor dan lintas wilayah.
Pendekatan seperti ini membuat kebijakan tidak terjebak pada sekat-sekat yang kaku. Dengan kerja yang saling menopang, jalannya pembangunan bisa menjadi lebih efisien dan tidak berhenti pada tahap perencanaan semata.
Luthfi sendiri memimpin Jawa Tengah bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, dan keduanya dikenal membawa pendekatan yang menekankan kerja kolektif. Dalam forum di Serambi Mekkah itu, pesan yang disampaikan jelas mengarah pada satu hal: pembangunan daerah akan bergerak lebih cepat apabila pemerintah memilih bekerja sebagai satu tim besar.
Source: zonapasar.com