Pasar ponsel gaming Indonesia kembali mendapat pilihan baru yang menonjol lewat nubia Neo 5 Series. Yang paling menarik perhatian bukan hanya spesifikasinya, tetapi keberanian nubia memasukkan kipas internal ke dalam bodi perangkat dengan harga yang masih berada di kisaran Rp5 jutaan.
Langkah ini membuat Neo 5 Series terasa berbeda dari banyak ponsel gaming lain yang biasanya menempatkan fitur kelas atas di segmen harga lebih mahal. nubia jelas membidik pengguna yang ingin performa stabil, respons cepat, dan baterai tahan lama tanpa harus masuk ke kelas harga yang terlalu tinggi.
Di jajaran ini, nubia Neo 5 GT menjadi model yang paling mencolok karena membawa cooling fan internal. Sistem pendinginan aktif seperti ini umumnya lebih sering ditemukan pada ponsel gaming premium, sehingga kehadirannya di perangkat yang masih relatif terjangkau menjadi nilai pembeda utama.
Kipas internal tersebut tidak berdiri sendiri. nubia juga memasangkan VC Cooling dan lapisan Graphene untuk menjaga suhu perangkat tetap terkendali saat dipakai bermain game berat, dengan total area pendinginan yang disebut mencapai 29.508 mm² pada Neo 5 GT.
Varian nubia Neo 5 5G juga tidak dibiarkan sederhana. Model ini membawa kombinasi pendinginan VC dan Graphene dengan area pendinginan 20.000 mm², yang ditujukan untuk membantu meredam panas saat dipakai bermain game FPS, MOBA, maupun open-world.
Kontrol cepat untuk permainan kompetitif
Selain urusan suhu, nubia juga menaruh perhatian besar pada kontrol permainan. Neo 5 Series membawa Dual Gaming Shoulder Trigger 550Hz melalui Neo Triggers 5.0, yang diklaim memiliki latensi di bawah 5,5 milidetik.
Fungsi tombol pemicu ini dapat dipetakan untuk aksi penting di dalam game, seperti menembak, membidik, jongkok, dan mengganti senjata. Pengalaman bermain juga didorong oleh Magic Touch Algorithm 3.0 yang meningkatkan responsivitas layar hingga 3.049Hz.
Baterai besar untuk sesi main yang panjang
Untuk menopang sesi bermain yang lama, nubia Neo 5 GT dibekali baterai dual-cell 6.210mAh dan pengisian cepat 80W. Sementara itu, nubia Neo 5 5G hadir dengan baterai 6.050mAh.
Keduanya sama-sama mendukung Bypass Charging, yakni fitur yang menyalurkan daya langsung ke perangkat tanpa melewati sel baterai. Fitur ini membantu mengurangi panas internal sekaligus menjaga kesehatan baterai untuk pemakaian jangka panjang.
Layar cepat dan sentuhan AI
Di sisi tampilan, nubia Neo 5 GT menggunakan panel AMOLED 1.5K dengan refresh rate 144Hz. Layar ini juga mengantongi sertifikasi SGS Eye Care Low Blue Light untuk membantu mengurangi kelelahan mata.
nubia turut menambahkan Demi AI Copilot 2.0 di Neo 5 Series. Kehadiran fitur AI ini membuat perangkat tidak hanya diposisikan sebagai ponsel gaming, tetapi juga sebagai perangkat yang bisa dipakai untuk kebutuhan harian.
Peluncuran Neo 5 Series dilakukan lewat gaming showcase di Mini Atrium Gandaria City, Jakarta, pada 16–17 Mei 2026. Dalam acara itu, pengunjung dapat mencoba perangkat baru, mengikuti kompetisi game, dan terlibat dalam aktivitas komunitas.
Pre-order nubia Neo 5 Series dibuka pada 16 hingga 24 Mei 2026 melalui jaringan e-commerce resmi di Indonesia. Selama masa pemesanan awal, konsumen berkesempatan mendapatkan bonus gamepad, kipas pendingin, voucher potongan harga, hingga logam mulia 99 batangan emas seberat masing-masing 2 gram.
Berikut harga resmi nubia Neo 5 Series di Indonesia:
| Varian | Harga |
|---|---|
| nubia Neo 5 5G (8GB/256GB) | Rp5.699.000 |
| nubia Neo 5 GT (8GB/256GB) | Rp6.499.000 |
| nubia Neo 5 GT (12GB/256GB) | Rp6.999.000 |
nubia juga tercatat menjadi sponsor resmi ajang Delta Force National Championship. Kehadiran Neo 5 Series di pasar lokal memperlihatkan fokus merek ini untuk memperkuat posisi di segmen gaming melalui kombinasi fitur kelas atas, pengisian cepat, dan harga yang masih menyasar konsumen luas.