Nubia mencoba mengubah cara pandang soal ponsel gaming di kelas menengah. Alih-alih menempatkan fitur premium di harga tinggi, perusahaan ini justru membawa kipas pendingin aktif bawaan, trigger fisik, baterai besar, dan layar cepat ke lini Nubia Neo 5 Series dengan banderol yang masih berada di kisaran menengah.
Langkah itu paling terlihat pada Nubia Neo 5 GT yang diposisikan sebagai model paling lengkap. Di Indonesia, varian 8GB/256GB dijual Rp 6.499.000, sedangkan varian 12GB/256GB dibanderol Rp 6.999.000.
Perangkat ini dibuka untuk pre-order pada 16-24 Mei 2026 melalui berbagai marketplace. Selama periode tersebut, pembeli berkesempatan mendapat Mystery Box berisi hadiah seperti 99 batangan emas 2 gram, drone, gamepad, hingga cooling fan.
Nubia juga menyiapkan sejumlah promo tambahan untuk pembeli awal. Paketnya mencakup voucher diskon hingga Rp 500 ribu, cicilan 0% sampai 6 bulan, dan kuota gaming AXIS hingga 300GB.
Pendinginan jadi pembeda utama
Sorotan terbesar Neo 5 GT ada pada sistem pendinginnya. Nubia menyebut perangkat ini sebagai smartphone pertama di kelasnya yang memakai kipas pendingin aktif bawaan, lalu dikombinasikan dengan VC Cooling dan Graphene.
Total area pendinginan pada Neo 5 GT mencapai 29.508 mm². Susunan ini dirancang untuk menjaga suhu tetap terkendali saat beban kerja tinggi dan sesi bermain berlangsung panjang.
Di sisi performa, Neo 5 GT memakai chipset fabrikasi 4nm. Nubia mengklaim pendekatan itu membantu efisiensi daya sekaligus menjaga performa gaming tetap stabil.
Untuk kontrol permainan, ponsel ini dibekali Neo Triggers 5.0 550Hz dengan waktu respons di bawah 5,5 milidetik. Nubia juga menyematkan Magic Touch Algorithm 3.0 hingga 3.049Hz, NeoTurbo Engine, AI Game Space 5.0, dan 360° Game Antenna.
Baterai besar dan desain yang dibuat untuk gaming
Neo 5 GT membawa baterai dual-cell 6.210mAh dengan dukungan fast charging 80W. Ada pula fitur Bypass Charging yang membantu mengurangi panas saat perangkat digunakan bermain sambil diisi daya.
Dari sisi desain, Nubia membuat punggung bodi Neo 5 GT rata tanpa camera bump. Desain ini disebut terinspirasi dari HP gaming REDMAGIC agar lebih nyaman digenggam ketika dipakai secara horizontal.
Neo 5 5G tetap bawa identitas gaming
Selain varian GT, Nubia juga menyiapkan Neo 5 5G sebagai opsi yang lebih terjangkau. Model ini dijual Rp 5.699.000 untuk varian 8GB/256GB, namun tetap membawa fitur utama seri Neo 5.
Neo 5 5G memakai chipset 6nm yang difokuskan pada keseimbangan performa dan efisiensi daya. Fitur gaming yang dibawa juga masih lengkap, termasuk Neo Triggers 5.0 550Hz, NeoTurbo Engine, AI Game Space 5.0, dan 360° Game Antenna.
Untuk urusan suhu, Neo 5 5G menggunakan kombinasi VC Cooling dan Graphene dengan total area pendinginan 20.000 mm². Ponsel ini juga membawa baterai 6.050mAh untuk mendukung pemakaian lebih lama, terutama saat bermain dalam durasi panjang.
Peta persaingan di kelas menengah
Kehadiran Neo 5 Series menunjukkan strategi Nubia yang cukup jelas di pasar Indonesia. Perusahaan ini menawarkan paket ponsel gaming dengan trigger fisik, pendinginan besar, baterai jumbo, dan koneksi stabil tanpa harus masuk ke kelas flagship.
Perbedaan paling mencolok ada pada layar, chipset, dan sistem pendingin aktif di varian GT. Dengan susunan seperti ini, Nubia menyasar pengguna yang ingin rasa flagship, tetapi tetap ingin menjaga harga di level menengah.
Source: inet.detik.com