Vivo S60 series mulai menarik perhatian karena tidak hanya mengejar kapasitas baterai besar, tetapi juga tetap membawa kamera periskop dan bodi yang disebut relatif tipis. Kombinasi seperti ini jarang muncul di kelas menengah premium, sehingga seri ini langsung menonjol di tengah persaingan yang makin padat.
Sorotan utama ada pada paket yang dibawa Vivo untuk dua model yang berbeda arah. Baterai 7200mAh dan pengisian cepat 90W disebut hadir pada Vivo S60 reguler maupun Vivo S60 Vitality Edition, sebuah konfigurasi yang membuat daya tahan menjadi salah satu nilai jual paling kuat.
Dua model dengan target berbeda
Vivo dikabarkan menyiapkan dua varian dalam seri ini, yaitu Vivo S60 reguler dan Vivo S60 Vitality Edition. Varian Vitality Edition diposisikan sebagai opsi yang lebih terjangkau, tetapi tetap mempertahankan sejumlah spesifikasi penting.
Perbedaan utama keduanya terletak pada chipset. Model reguler disebut memakai Snapdragon 8s Gen 3 dari Qualcomm, sedangkan Vitality Edition dikabarkan menggunakan MediaTek Dimensity 7500.
Kamera menjadi pembeda paling jelas
Di sektor kamera, Vivo S60 reguler disebut membawa konfigurasi tiga kamera belakang. Susunannya terdiri dari kamera utama 50MP, kamera ultra-wide 8MP, dan kamera telefoto periskop Sony IMX882 50MP dengan optical zoom 3x.
Untuk kebutuhan selfie, perangkat ini juga disebut membawa kamera depan 50MP. Pada Vitality Edition, kamera telefoto periskop dikabarkan tidak ikut dibawa, sehingga pembeda antara dua model menjadi semakin tegas.
Bodi tipis tetap dipertahankan
Yang membuat seri ini semakin mencuri perhatian adalah klaim bahwa baterai besar tersebut tidak membuat bodi perangkat jadi tebal. Vivo S60 justru disebut tetap hadir dengan desain yang relatif tipis, sehingga menempatkannya di posisi yang menarik bagi pengguna yang menginginkan daya tahan tanpa mengorbankan kenyamanan genggam.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Vivo masih menjaga identitas seri S sebagai ponsel yang tidak sekadar kuat di atas kertas. Selain daya tahan, desain tetap diarahkan agar terlihat premium dan praktis untuk pemakaian harian.
Layar datar dan material premium
Kedua model disebut memakai layar datar 6,59 inci dengan resolusi 1260p. Di bagian rangka dan penutup belakang, Vivo dikabarkan menggunakan frame metal serta panel belakang kaca untuk mempertahankan kesan premium.
Ada pula varian warna “Starry Sea” yang disebut memiliki tekstur berkilau dan menyatu dengan modul kamera. Detail ini memberi identitas visual yang lebih menonjol di antara banyak ponsel lain di kelasnya.
Fitur kelas atas ikut dibawa
Selain baterai dan kamera, seri Vivo S60 juga dikabarkan membawa sejumlah fitur yang biasanya dicari pada perangkat yang lebih tinggi kelasnya. Daftar itu mencakup sensor sidik jari ultrasonik, speaker stereo, motor linear sumbu X, infrared blaster, serta sertifikasi tahan air dan debu IP68/IP69.
Kombinasi tersebut membuat Vivo S60 terlihat ingin menawarkan paket lengkap, bukan hanya unggul pada satu aspek. Jika bocoran yang beredar sesuai kenyataan, strategi ini dapat membantu seri ini bersaing di pasar kelas menengah premium yang semakin menuntut banyak hal sekaligus.
Menjelang peluncuran resminya di Tiongkok pada 29 Mei, perhatian kini tertuju pada konfigurasi final dan posisi harga untuk masing-masing model. Bila detail yang beredar ini benar, Vivo S60 series berpotensi menjadi salah satu nama paling menonjol di segmen menengah premium tahun ini.