Keunggulan Tipis Braga Dan Forest Masih Bisa Hilang, Leg Kedua Belum Aman

Peta menuju final Liga Europa belum benar-benar memberi ruang aman bagi SC Braga dan Nottingham Forest. Dua tim itu sama-sama meraih kemenangan tipis pada leg pertama semifinal, tetapi selisih satu gol masih membuat duel penentuan terbuka lebar.

Situasinya sederhana: keunggulan memang sudah ada, namun belum cukup untuk menenangkan siapa pun. Braga menang 2-1 atas SC Freiburg, sementara Forest menundukkan Aston Villa 1-0, dan kedua hasil itu masih menyisakan pekerjaan besar di leg kedua.

Braga sempat memegang kendali, lalu harus membalas tekanan Freiburg

Braga memulai laga dengan pendekatan agresif dan langsung mendapat hasil cepat. Pada menit ke-8, Demir Ege Tiknaz menyelesaikan umpan silang rendah Victor Gomez untuk membawa tim tuan rumah unggul lebih dulu.

Keunggulan itu tidak bertahan lama karena SC Freiburg segera merespons. Vincenzo Grifo menyamakan skor pada menit ke-16 dan membuat pertandingan kembali berjalan terbuka.

Setelah gol balasan itu, Braga tetap berusaha menjaga alur permainan. Tim asal Portugal tersebut terus mencari ruang untuk kembali mengambil keuntungan, sampai akhirnya Dorgeles Nene mencetak gol penentu pada babak kedua.

Gol Nene memastikan Braga menutup laga dengan kemenangan 2-1. Meski begitu, hasil tersebut belum membuat posisi mereka nyaman karena Freiburg masih punya kesempatan membalikkan keadaan saat tampil di kandang sendiri.

Forest menang lewat penalti yang lahir dari VAR

Nasib Nottingham Forest sedikit berbeda, tetapi hasil akhirnya sama-sama tipis. Mereka mengalahkan Aston Villa 1-0 berkat penalti Chris Wood pada menit ke-71.

Hadiah penalti itu muncul setelah tinjauan Video Assistant Referee atau VAR atas dugaan handball Lucas Digne. Wood kemudian menuntaskan peluang tersebut dengan tembakan ke sudut atas gawang Emiliano Martinez.

Bagi Forest, satu gol itu sangat berarti karena memberi modal penting sebelum leg kedua. Namun, keunggulan minimal seperti ini juga tidak memberi banyak ruang untuk lengah, terutama jika Aston Villa tampil lebih menekan di pertandingan berikutnya.

Keunggulan tipis belum mengubah arah persaingan

Hasil yang diraih Braga dan Forest menunjukkan bahwa semifinal Liga Europa masih berjalan sangat rapat. Kedua tim memang berada di atas angin, tetapi lawan mereka belum kehilangan peluang untuk mengejar.

SC Freiburg dan Aston Villa sama-sama masih menyimpan harapan besar untuk membalas pada pertemuan kedua. Dengan selisih yang hanya satu gol, setiap detail kecil bisa ikut menentukan arah pertandingan.

Leg kedua akan digelar pada 7 Mei 2026 di markas SC Freiburg dan Aston Villa. Dengan sistem agregat gol sebagai penentu, satu gol tambahan atau satu kesalahan kecil dapat mengubah siapa yang melangkah ke partai final.

Karena itu, Braga dan Forest tetap harus menjaga konsistensi permainan mereka. Keunggulan yang ada sekarang memang bernilai, tetapi belum cukup untuk menutup ancaman dari dua lawan yang masih punya kesempatan penuh untuk bangkit di kandang sendiri.

Baca Juga

Back to top button