Ketahanan pangan menjadi benang merah dari rangkaian kunjungan kerja Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto di Jawa Timur. Di balik agenda pemerintahan yang padat, Polri ikut memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendukung kelancaran program yang menyentuh sektor pertanian serta pemenuhan gizi masyarakat.
Fokus itu terlihat sejak Presiden tiba di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan. Penyambutan dilakukan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, serta Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa.
Dari titik kedatangan tersebut, rombongan Presiden melanjutkan perjalanan darat ke Kabupaten Nganjuk. Salah satu agenda yang disiapkan di wilayah ini adalah peresmian Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah, sebagai bagian dari penghormatan atas perjuangan kaum buruh sekaligus penguatan nilai sosial kemasyarakatan.
Penguatan pelayanan gizi menjadi bagian penting
Selain agenda di Nganjuk, Presiden juga dijadwalkan meresmikan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Polri yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Fasilitas ini ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan gizi dalam skala nasional dan mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Kehadiran SPPG Polri memperlihatkan bahwa isu pangan tidak hanya berhenti pada produksi di lapangan. Pemerintah juga menaruh perhatian pada rantai layanan yang berkaitan dengan pemenuhan gizi, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Panen raya di Tuban jadi penanda dorongan produksi
Rangkaian kegiatan kemudian bergeser ke Kabupaten Tuban. Di wilayah ini, Presiden hadir dalam Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang menjadi salah satu penanda dorongan pemerintah terhadap produktivitas pertanian.
Agenda panen raya tersebut menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak diperlakukan sebagai isu tunggal. Pemerintah mengaitkannya dengan produksi, distribusi, layanan gizi, dan penguatan ekonomi kerakyatan dalam satu arah kebijakan yang saling terhubung.
Polri jaga stabilitas selama agenda berlangsung
Di sepanjang kunjungan kerja itu, jajaran kepolisian di tingkat kewilayahan ikut mengambil peran pengamanan dan pengawalan. Polri menempatkan tugas ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Personel Polsek Muara Ancalong disebut selalu siap mendukung kebijakan pusat demi terwujudnya swasembada pangan yang merata. Sikap siaga tersebut menunjukkan bahwa pengawalan agenda nasional tidak hanya dilakukan di lokasi utama, tetapi juga terhubung dengan kerja-kerja kepolisian di lapangan.
Kunjungan yang menempatkan pangan sebagai prioritas
Seluruh prosesi penyambutan di bandara hingga pergeseran rombongan Presiden RI ke lokasi kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Situasi di seluruh objek kunjungan kerja juga dipastikan tetap aman dan kondusif selama agenda berlangsung.
Kombinasi pengawalan ketat, agenda pertanian, serta perhatian pada sektor sosial memperlihatkan arah kebijakan yang lebih luas. Pemerintah dan Polri sama-sama menempatkan ketahanan pangan nasional sebagai prioritas yang harus dijaga dari pusat hingga daerah.
Source: www.polreskutim.id




