Kelas Rp2 Jutaan Makin Serius Di 2026, Layar AMOLED Dan Baterai 6000 mAh Ikut Turun Kelas

Di kelas harga Rp2 jutaan, persaingan ponsel pada pertengahan 2026 terlihat semakin padat dan jauh lebih menarik. Pembeli kini bisa menemukan layar AMOLED, panel curved, baterai 6000 mAh, hingga fitur AI yang dulu identik dengan ponsel mahal.

Perubahan itu membuat segmen ini tidak lagi terasa sebagai pilihan “hemat asal cukup”. Di rentang Rp2,5 juta sampai Rp2,9 juta, ada tujuh model yang menonjol karena menawarkan kombinasi performa, daya tahan, layar, dan fitur harian yang terasa naik kelas.

Layar mewah dan fitur modern makin mudah dijangkau

Redmi Note 15 4G menjadi salah satu nama yang paling mudah dilirik karena membawa paket yang sangat lengkap di harga Rp2,6 juta sampai Rp2,8 juta. Xiaomi menanamkan layar AMOLED 6,77 inci FHD+ 120 Hz dengan tingkat kecerahan 3200 nits, kamera utama 108 MP, kamera depan 20 MP, baterai 6000 mAh, dan fast charging 33W.

Nilai tambah lain datang dari integrasi Google Gemini untuk membantu produktivitas harian. Di sisi performa, perangkat ini memakai Helio G100 Ultra dan belum mendukung 5G.

Poco M7 Pro 5G juga tampil kuat lewat layar dan audio yang dibuat serius. Ponsel di kisaran Rp2,7 jutaan ini membawa panel AMOLED 6,67 inci FHD+ 120 Hz, kecerahan 2100 nits, chipset Dimensity 7025 Ultra, serta kamera 50 MP OIS.

Untuk kebutuhan hiburan, Poco menambahkan Dolby Atmos, IR Blaster, dan sertifikasi IP rating. Kombinasi tersebut membuatnya terasa komplet untuk pemakaian harian dan konsumsi konten.

Pilihan agresif untuk performa dan gaming

Bagi pengguna yang mengejar tenaga mentah, Tecno Pova 7 5G muncul sebagai opsi paling agresif. Ponsel ini memakai Dimensity 7300 Ultimate dan disebut mencatat skor AnTuTu hingga 710 ribuan.

Tecno juga membekalinya dengan layar IPS 6,78 inci FHD+ 144 Hz dan touch sampling 1500 Hz. Dukungan baterai 6000 mAh, pengisian cepat 45W, wireless charging 30W, speaker stereo, NFC, dan sertifikasi IP64 membuat paketnya terasa sangat kompetitif.

Jika yang dicari adalah kestabilan, Vivo iQOO Z9x menawarkan jalur yang berbeda. Perangkat ini mengandalkan Snapdragon 6 Gen 1 dengan skor AnTuTu sekitar 515 ribu, dipadukan baterai Graphite 6000 mAh dan pengisian cepat 44W.

Layarnya berukuran 6,72 inci FHD+ dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan 1000 nits. Fitur tambahan seperti speaker stereo, audio jack 3,5 mm, dan NFC ikut memperkuat nilai jualnya.

Desain premium dan ketahanan ikut naik kelas

Infinix Hot 60 Pro menjadi salah satu model yang paling menonjol dari sisi tampilan. Dengan harga sekitar Rp2,5 jutaan, ponsel ini menawarkan curved AMOLED 1,5K, refresh rate 144 Hz, dan tingkat kecerahan 4500 nits.

Dapur pacunya memakai Helio G200 yang disebut mencatat skor AnTuTu stabil di 460 ribu. Untuk kebutuhan harian, perangkat ini juga membawa baterai 5160 mAh, pengisian cepat 45W, NFC, dan sensor sidik jari di dalam layar.

Realme 14T 5G menempuh pendekatan berbeda dengan fokus pada ketahanan fisik. Model ini berada di kisaran Rp2,8 jutaan dan mengandalkan sertifikasi IP69 untuk menghadapi semprotan air bertekanan tinggi serta debu ekstrem.

Di bagian lain, Realme menanamkan Dimensity 6300, layar AMOLED 6,67 inci FHD+ 120 Hz dengan kecerahan 2100 nits, serta kamera 50 MP dengan OIS dan EIS. Paket itu membuatnya cocok untuk pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.

Opsi paling terjangkau tetap tidak kalah menarik

Itel S25 Ultra ikut memperkaya daftar ini dengan pendekatan yang cukup berbeda. Ponsel di kisaran Rp2,5 juta sampai Rp2,7 jutaan ini membawa desain premium, layar lengkung, dan Curved AMOLED 120 Hz.

Spesifikasinya mencakup Gorilla Glass 7i, chipset Unisoc T620, kamera utama 50 MP, kamera depan 32 MP, serta storage hingga 512 GB. Di kelas harga ini, kombinasi tersebut membuatnya tetap terasa kompetitif.

Deretan model ini menunjukkan bahwa HP Rp2 jutaan pada 2026 tidak lagi sekadar soal harga ramah kantong. Layar yang lebih mewah, baterai besar, fitur AI, audio lengkap, dan ketahanan yang makin serius kini sudah mulai menjadi standar baru di segmen ini.

Baca Juga

Back to top button