Kebiasaan Laundry Kecil Ini Sering Dilupakan, Baju Favorit Bisa Cepat Mengecil

Banyak baju yang tampak menyusut sebenarnya tidak berubah karena kainnya tiba-tiba jelek. Masalahnya lebih sering datang dari kebiasaan mencuci dan mengeringkan yang terlalu keras terhadap serat pakaian.

Hal itu membuat pakaian lebih cepat kehilangan bentuk, terasa sempit, atau tampak lebih pendek dari ukuran semula. Karena itu, cara laundry perlu diperlakukan sebagai bagian penting dari perawatan pakaian, bukan sekadar rutinitas setelah baju kotor.

Pan panas dan putaran kuat sering jadi titik awal masalah

Mesin pengering dengan suhu tinggi termasuk penyebab yang paling sering membuat pakaian menyusut. Panas berlebih membuat serat kain mengerut dan kehilangan elastisitas, apalagi jika dilakukan berulang kali.

Risiko serupa juga muncul saat mesin cuci memakai pengaturan yang terlalu agresif. Putaran yang tidak sesuai bisa menarik serat kain dan memicu perubahan bentuk pada pakaian.

Tidak semua bahan tahan diperlakukan sama

Air panas memang membantu mengangkat kotoran, tetapi tidak cocok untuk semua jenis kain. Katun, wol, dan linen termasuk serat alami yang rentan menyusut ketika terkena suhu tinggi.

Frej Lewenhaupt, co-founder dan chief product officer Steamery, menekankan pentingnya memeriksa label perawatan sebelum mencuci. Label itu memuat petunjuk tentang suhu air, cara mencuci, dan metode pengeringan yang sesuai dengan karakter kain.

Pengering mesin bukan jawaban untuk semua pakaian

Banyak orang mengandalkan dryer karena dianggap praktis, padahal tidak semua baju aman diproses dengan panas tinggi. Pemakaian berulang justru bisa mempercepat kerusakan serat dan membuat pakaian berubah bentuk.

Sebagian besar pakaian akan lebih awet jika dikeringkan perlahan di rak atau digantung. Untuk pakaian rajut, posisi datar lebih disarankan agar bentuknya tetap stabil.

Deterjen dan mode cuci juga ikut menentukan umur baju

Kesalahan lain yang sering luput diperhatikan adalah memilih deterjen yang terlalu keras. Bahan pembersih yang terlalu kuat bisa merusak serat kain secara perlahan, sehingga pakaian lebih mudah menyusut dan kehilangan bentuk.

Lindsay Droz, co-founder L’Avant Collective, menjelaskan bahwa serat alami seperti katun, wol, dan linen akan menyusut saat dicuci dengan air panas. Ia juga menegaskan bahwa semakin sering pakaian terkena suhu tinggi, semakin besar risiko ukurannya berubah.

Mode mesin cuci yang tepat penting untuk menekan risiko itu. Pengaturan lembut atau delicate lebih aman karena memakai putaran yang lebih pelan dan gesekan yang lebih minim, sehingga serat kain lebih terlindungi selama proses pencucian.

Langkah sederhana yang sering diabaikan

Kebiasaan kecil saat laundry ternyata punya dampak besar pada pakaian favorit. Membaca label perawatan, menghindari air panas untuk semua kain, dan membatasi pengeringan bersuhu tinggi bisa membantu menjaga ukuran baju tetap stabil.

Steamer juga disebut sebagai opsi yang lebih aman untuk menjaga tekstur pakaian. Dengan perlakuan yang lebih lembut, baju tidak hanya lebih nyaman dipakai, tetapi juga bisa bertahan lebih lama tanpa cepat mengecil.

Source: www.idntimes.com

Baca Juga

Back to top button