Menghemat BBM tidak selalu harus dimulai dari mengurangi perjalanan. Banyak pengeluaran justru bisa ditekan lewat kebiasaan kecil yang lebih disiplin saat berkendara dan saat mengisi bensin.
Di tengah harga BBM yang terus naik, langkah paling efektif sering kali bukan perubahan besar, melainkan penyesuaian pada detail yang selama ini dianggap biasa. Cara mengemudi, kondisi mobil, waktu membeli bensin, hingga kebiasaan saat berhenti di pompa bisa ikut menentukan seberapa ringan tagihan yang dibayar setiap bulan.
Kecepatan dan gaya berkendara jadi titik awal
Menjaga laju tetap wajar di jalan tol termasuk langkah yang paling terasa dampaknya. Departemen Energi menyebut setiap 5 mph di atas 50 mph dapat terasa seperti menambah biaya sekitar $0.27 per galon, dengan asumsi harga BBM $3.83 per galon.
Efeknya akan lebih besar ketika harga bensin mendekati $5.00 per galon atau bahkan melampaui $6.00 per galon di beberapa wilayah. Akselerasi cepat, pengereman keras, dan kebiasaan ngebut juga ikut menekan efisiensi, dengan penurunan jarak tempuh sekitar 15% hingga 30% di jalan tol dan 10% hingga 40% di lalu lintas stop-and-go.
Saat mendekati lampu merah atau titik berhenti, mengangkat pedal gas lebih awal membantu mobil meluncur lebih lama. Pada mobil yang lebih baru, meluncur dalam posisi netral justru kurang efisien dibanding tetap di gigi.
Kebiasaan kecil yang diam-diam boros
Isi bensin sampai meluber setelah nozzle berhenti otomatis bukan tindakan hemat. Consumer Reports menyebut kebiasaan topping off dapat merusak mobil karena bensin yang dipaksa masuk bisa masuk ke vapor canister, dan di Oregon praktik itu bahkan ilegal.
Mesin yang dibiarkan menyala saat mobil diam juga menghabiskan bahan bakar tanpa memberi jarak tempuh tambahan. Departemen Energi menyebut idling lebih dari 10 detik memakai lebih banyak bahan bakar dan menghasilkan lebih banyak CO2 dibanding mematikan lalu menyalakan mesin kembali.
Situasi seperti menunggu di drive-thru atau menjemput anak termasuk yang paling mudah dikenali. Jika berhenti lebih dari 10 detik, mematikan mesin lebih masuk akal daripada membiarkannya menyala terus.
Beban mobil dan kondisi ban ikut menentukan
Barang berat yang tertinggal di bagasi membuat mobil butuh energi lebih besar untuk bergerak. Karena itu, mengeluarkan benda yang tidak perlu bisa membantu menekan konsumsi bahan bakar.
Tekanan ban juga perlu dijaga. Firestone menjelaskan bahwa tekanan yang tidak sesuai membuat mesin bekerja lebih keras untuk menempuh jarak yang sama, sehingga konsumsi bahan bakar naik dan MPG turun.
Pengecekan tekanan ban bisa dilakukan setiap bulan. Banyak toko ban menyediakan pemeriksaan tekanan dan pompa udara gratis, bahkan untuk pengunjung.
Jenis bensin dan waktu beli sama pentingnya
Pemilihan jenis bensin sebaiknya tetap mengikuti rekomendasi pabrikan. Consumer Reports menemukan bahwa pada banyak mobil, penggunaan Premium tidak memberi perbedaan performa maupun efisiensi bahan bakar jika kendaraan hanya direkomendasikan, bukan diwajibkan, memakai Premium.
Buku manual tetap menjadi acuan utama untuk keputusan ini. Jika pabrikan tidak mewajibkan Premium, tidak ada alasan memakainya hanya karena dianggap lebih baik.
Waktu membeli bensin juga bisa memengaruhi total pengeluaran. Menurut analisis GasBuddy, hari Minggu cenderung menjadi waktu termurah untuk membeli bensin, disusul Senin yang juga relatif murah.
Selasa dan Sabtu lebih berfluktuasi, sehingga harga perlu dibandingkan lebih dulu. Sementara Rabu, Kamis, dan Jumat umumnya tercatat paling mahal berdasarkan rata-rata tersebut.
Aksesori berkendara dan keuntungan tambahan
Saat cuaca memungkinkan, membuka jendela bisa membantu mengurangi penggunaan A/C. Air conditioning memang tidak membakar bensin secara langsung, tetapi tetap membutuhkan tenaga tambahan yang membuat mobil memakai lebih banyak bahan bakar.
Consumer Reports juga menguji efek jendela terbuka dan tidak menemukan dampak pada efisiensi bahan bakar, bahkan pada kecepatan 65 mph. Untuk perjalanan panas, A/C tetap bisa diperlukan, tetapi pada kondisi tertentu jendela terbuka bisa menjadi pilihan yang lebih hemat.
Selain itu, program loyalitas dari stasiun bensin, toko bahan makanan yang menjual BBM, hingga keanggotaan gudang seperti Costco dan Sam’s Club dapat menekan biaya di pompa. Sebagian pengemudi juga memadukannya dengan rewards kartu kredit agar mendapat poin tambahan atau cash back dari pembelian bahan bakar.





