KB5089573 Mulai Mengubah Windows 11, Start Menu dan App Terasa Lebih Sigap

Microsoft kembali menyentuh sisi yang paling sering dikeluhkan pengguna Windows 11: rasa lambat saat sistem dipakai harian. Lewat pembaruan opsional KB5089573, perusahaan ini mendorong peningkatan yang ditujukan langsung ke performa inti agar PC terasa lebih gesit dan lebih responsif.

Yang menarik, fokus pembaruan ini bukan pada tampilan baru atau fitur kosmetik. Microsoft justru mengarahkan update tersebut ke area yang paling sering dipakai, seperti proses membuka aplikasi, Start menu, Search, dan Action Center.

Dorongan performa dari Windows K2

KB5089573 menjadi pembaruan OS pertama yang secara khusus disiapkan untuk mempercepat Windows 11 melalui inisiatif Windows K2 milik Microsoft. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai menaruh perhatian lebih besar pada kecepatan respons sistem, bukan hanya pada penambahan fitur.

Di changelog, Microsoft menyebut update ini membawa peningkatan performa umum pada sistem. Selain itu, ada peningkatan keandalan pada layar sign-in dan lock screen yang ikut memperkuat kesan stabil saat komputer dipakai.

Bagian yang paling terasa dalam penggunaan harian

Pembaruan ini juga menyentuh sejumlah komponen yang dekat dengan aktivitas sehari-hari. File Explorer, gesture sentuh di perangkat touchscreen, dan proses mengganti tema di Settings ikut mendapat perbaikan.

Di sisi shell, Microsoft menyebut pengalaman inti seperti Start menu, Search, dan Action Center berjalan lebih cepat setelah update diterapkan. Proses peluncuran aplikasi juga ikut dipercepat, sehingga efeknya terasa langsung saat perangkat dipakai untuk tugas rutin.

Low Latency Profile jadi pusat perhatian

Peningkatan yang paling dibahas ada pada Low Latency Profile. Fitur ini bekerja dengan memaksimalkan frekuensi CPU dalam lonjakan singkat agar aksi tertentu bisa selesai lebih cepat.

Microsoft sudah menguji perubahan itu bersama Insider selama beberapa minggu. Dalam pengujian internal yang dibahas Windows Central, system flyouts disebut bisa muncul hingga 70% lebih cepat, sementara peluncuran aplikasi bisa mencapai 40% lebih cepat.

Distribusinya belum serentak

Meski sudah tersedia, peningkatan performa ini tidak langsung aktif di semua perangkat. Microsoft menjelaskan bahwa distribusinya dilakukan bertahap, sehingga hasilnya bisa belum terasa segera setelah KB5089573 dipasang.

Artinya, pengguna mungkin perlu menunggu beberapa waktu sampai pembaruan performa itu dibuka lebih luas. Pola semacam ini dipakai untuk menjaga stabilitas sebelum rilis menjangkau lebih banyak perangkat.

Ada tambahan di luar peningkatan kecepatan

KB5089573 tidak hanya mengejar performa. Update ini juga membawa kemampuan berbagi Bluetooth ke dua perangkat sekaligus, lalu opsi untuk memberi nama perangkat saat proses setup.

Microsoft juga menyertakan pembaruan pada Task Manager. Dengan begitu, pembaruan ini tidak hanya diarahkan untuk membuat Windows 11 lebih cepat, tetapi juga menambah kemudahan dalam pemakaian sehari-hari.

Cara mendapatkannya

Karena statusnya masih pembaruan opsional, pengguna perlu memasangnya secara manual. Jalurnya ada di Windows Settings > Windows Update > Advanced options > Optional updates, lalu pilih update yang tersedia untuk diinstal.

Alternatif lain adalah mengaktifkan toggle “Get the latest updates as soon as they’re available” di halaman utama Windows Update. Setelah itu, lakukan pengecekan pembaruan agar optional OS update bisa diterima lebih cepat ketika sudah tersedia untuk perangkat.

Dalam beberapa bulan terakhir, Microsoft terlihat lebih agresif membenahi kualitas Windows. KB5089573 menjadi salah satu tanda bahwa arah pembaruan Windows 11 kini mulai bergeser ke pengalaman yang lebih cepat dan lebih sigap saat dipakai setiap hari.

Baca Juga

Back to top button