Karawang Naik Kelas, Saige Ubah Indonesia Jadi Basis Produksi Kendaraan Listrik Global

Langkah Saige di Indonesia kini bertumpu pada kombinasi yang jarang muncul bersamaan: pabrik berkapasitas besar, lini produk baru, dan jaringan penjualan yang sudah tersebar luas. Di Karawang, perusahaan itu mulai mengoperasikan fasilitas kedua yang disiapkan untuk menjadi salah satu pusat manufaktur utamanya di kawasan Asia Tenggara.

Pabrik yang berlokasi di kawasan industri Surya Cipta itu berdiri di atas lahan lima hektar. Kapasitas produksinya dirancang mencapai satu juta unit kendaraan listrik per tahun, dengan ruang penyimpanan stok hingga 1,25 juta unit untuk menghadapi potensi lonjakan permintaan.

Karawang diposisikan sebagai basis produksi utama

General Manager International Saige, Jordan Lee, menempatkan peresmian fasilitas baru di Indonesia sebagai bagian penting dari strategi Global Group. Menurut dia, pabrik tersebut diarahkan menjadi pusat utama pengembangan pasar Asia Tenggara.

Marketing Director Saige Grup, Tony Tang, juga menilai operasional pabrik ini sebagai babak baru untuk kegiatan luar negeri perusahaan. Saige kini bergerak dari pola ekspor menuju produksi yang lebih dilokalkan di luar negeri.

Perubahan arah itu membuat Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pasar penjualan. Negara ini kini masuk ke dalam peta basis manufaktur yang mendukung operasi global Saige.

Produksi yang sudah berjalan dan produk yang dirakit

Di fasilitas Karawang, jalur produksi sudah aktif merakit sejumlah kendaraan listrik. Saige tidak hanya menyasar satu jenis kendaraan, tetapi menyiapkan beberapa lini untuk kebutuhan berbeda.

Produk yang dirakit di sana meliputi sepeda listrik, motor listrik, dan kendaraan roda tiga. Kendaraan roda tiga itu disiapkan untuk angkutan penumpang sekaligus kebutuhan barang atau kargo.

Seluruh produk yang dirakit di pabrik tersebut telah mengantongi sertifikat SNI. Status itu menunjukkan bahwa produk disesuaikan dengan ketentuan nasional sekaligus standar global perusahaan.

Lima model baru ikut diperkenalkan

Pembukaan pabrik juga dibarengi dengan peluncuran lima produk anyar untuk pasar Indonesia. Empat di antaranya berasal dari segmen sepeda listrik, yakni Latte Pro, Macha, Luna Mini, dan Vintage.

Satu model lain datang dari segmen motor listrik, yaitu SG Apex. Model ini menjadi sorotan karena sudah disertai data performa yang cukup rinci.

SG Apex memakai baterai litium 1500 watt, 60V24Ah. Motor listrik itu diklaim mampu mencapai kecepatan maksimum 75 kilometer per jam dan menempuh jarak hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Jaringan diler ikut diperluas

Penguatan produksi di Karawang juga ditopang oleh jaringan pemasaran yang sudah dibangun perusahaan. Saige menyebut telah memiliki 200 diler yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Keberadaan jaringan itu penting untuk mendukung penjualan sekaligus layanan purnajual. Dalam pasar kendaraan listrik, akses ke diler dan layanan setelah pembelian sering menjadi salah satu penentu kepercayaan konsumen.

Saige menargetkan menjadi salah satu merek terdepan di industri mobilitas listrik Indonesia dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Target tersebut sejalan dengan visi grup yang lebih luas untuk memimpin solusi mobilitas hijau secara global.

Dengan kapasitas besar di Karawang, portofolio produk yang terus bertambah, dan jaringan distribusi yang sudah meluas, perusahaan kini menempatkan Indonesia sebagai salah satu titik terpenting dalam ekspansi bisnisnya. Fasilitas baru itu sekaligus mempertegas peran Karawang sebagai pusat manufaktur yang disiapkan untuk menopang langkah Saige di pasar domestik dan regional.

Source: otomotif.kompas.com
Exit mobile version