Kaca Besar Untuk Mobil Kepresidenan Baru Prabowo, Pindad Siapkan Garuda Limousine Yang Lebih Terbuka

Permintaan Presiden Prabowo Subianto kepada PT Pindad (Persero) memberi arah yang cukup jelas pada mobil kepresidenan baru: tampil lebih terbuka dari luar. Fokus utamanya ada pada visibilitas, dengan jendela yang lebih besar dan lebih tinggi agar publik bisa melihat presiden dengan lebih jelas saat kendaraan bergerak.

Arahan itu juga menunjukkan bahwa mobil kepresidenan tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi resmi. Dalam kunjungan kerja, kendaraan tersebut diharapkan menjadi medium yang memperkuat kedekatan simbolik antara kepala negara dan masyarakat yang kerap antusias menyambut kehadirannya.

Permintaan datang langsung ke Pindad

Prabowo menyampaikan kebutuhan desain khusus itu langsung kepada Pindad, perusahaan yang membuat mobil kepresidenan untuk Presiden ke-8 RI. Penyampaian itu dilakukan saat peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Dalam penjelasannya yang dikutip Antara, Prabowo lebih dulu menyinggung antusiasme warga yang ingin bersalaman setiap kali dirinya melakukan kunjungan kerja ke daerah. Dari situ, kebutuhan akan mobil dengan bukaan visual yang lebih besar menjadi bagian dari desain yang ia inginkan.

Pindad melalui Direktur Utama Sigit Puji Santosa menyatakan pihaknya sudah menerima permintaan tersebut. Perusahaan juga menyebut kendaraan itu akan memakai kaca khusus dan saat ini masih dalam tahap persiapan.

Tetap terbuka, tetapi tidak mengabaikan keamanan

Meski arah desainnya dibuat lebih transparan, unsur keamanan tidak dilepaskan dari rancangan mobil ini. Penyebutan kaca khusus memberi sinyal bahwa mobil kepresidenan baru tetap harus menjalankan fungsi proteksi seperti kendaraan resmi negara.

Hingga kini, Pindad belum membuka rincian spesifikasi teknis kendaraan yang akan dibuat. Perusahaan juga belum mengumumkan kapan mobil kepresidenan baru itu akan selesai, sehingga bentuk akhirnya masih belum bisa dipastikan.

Belum jelas pula apakah model final akan tetap mengacu pada MV3 Garuda Limousine atau berkembang dengan pengembangan teknis yang berbeda. Kondisi itu membuat perhatian publik kini bukan hanya tertuju pada tampilan, tetapi juga pada arah penyempurnaan kendaraan tersebut.

Basis teknis yang paling dekat

Dari sisi platform, salah satu basis yang paling dekat adalah MV3 Garuda Limousine yang saat ini dikenal sebagai mobil kepresidenan. Namun, karena kendaraan ini bersifat khusus dan dapat disesuaikan, penggunaan basis yang sama tidak selalu berarti spesifikasinya akan sama persis.

Pindad Maung MV3 sendiri diketahui memakai mesin Turbo Diesel 2.200 cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris. Mesin itu menghasilkan tenaga 199 hp dan torsi puncak 441 Nm, lalu dipadukan dengan transmisi otomatis 8-percepatan.

Spesifikasi tersebut disebut identik dengan unit yang dipakai pada SsangYong Rexton. Selain mesin, Rexton juga dikenal menggunakan sasis tangga yang kuat dan kokoh, karakter yang dinilai cocok untuk kendaraan seperti Maung.

Dengan latar seperti itu, permintaan Prabowo menempatkan desain mobil kepresidenan pada arah yang cukup unik. Yang ditekankan bukan sekadar model baru, melainkan kendaraan yang memberi pandangan lebih terbuka dari luar ke dalam kabin sekaligus tetap menjaga fungsi sebagai mobil resmi negara.

Source: otodriver.com

Baca Juga

Back to top button