Pertandingan Roma U20 kontra Juventus U20 di Tre Fontane berakhir tanpa pemenang setelah skor 1-1 bertahan hingga laga usai. Hasil itu terasa adil karena kedua tim sama-sama punya momen untuk mengambil tiga poin, terutama pada fase akhir saat peluang kemenangan masih terbuka bagi keduanya.
Juventus sebenarnya memulai laga dengan langkah yang lebih tajam. Baru berjalan kurang dari satu menit, Leone langsung membawa tim tamu unggul setelah menerima umpan Makiobo dan menuntaskannya dengan kontrol yang tenang sebelum menaklukkan Zelezny.
Gol cepat tersebut membuat Juventus lebih percaya diri menekan area pertahanan Roma. Ancaman lain datang pada menit ke-6 melalui sundulan Durmisi, tetapi bola hanya menerpa sisi luar jaring setelah koordinasi lini belakang Roma sempat goyah.
Roma tidak membiarkan tekanan itu terus berkembang. Sekitar menit ke-10, Radu tampil penting untuk Juventus dengan menahan tembakan berbahaya Della Rocca, lalu bergerak cepat memotong ancaman lanjutan dari Nardin.
Tim tuan rumah kemudian mendapat jalan kembali ke pertandingan lewat penalti pada menit ke-20. Kontak antara Makiobo dan Lulli membuat wasit menunjuk titik putih, dan Arena menjalankan tugasnya dengan tenang untuk membuat skor kembali imbang 1-1.
Setelah penyama kedudukan, tempo pertandingan tetap tinggi meski alurnya berubah lebih terbuka. Juventus masih mencoba menjaga tekanan, tetapi Roma mulai berani keluar dari tekanan dan mencari celah untuk membalikkan keadaan.
Ancaman dari Juventus belum berhenti. Leone kembali menebar bahaya lewat tembakan yang diblok Seck, sedangkan sepakan jarak jauh Merola melintas tipis dari sasaran.
Roma juga punya kesempatan penting menjelang turun minum. Pada menit ke-39, Cama mengirim umpan silang yang dibendung Verde, lalu sundulan Della Rocca dari jarak dekat justru melambung di atas mistar.
Memasuki babak kedua, Roma mencoba menaikkan intensitas serangan. Namun Juventus tampil disiplin saat bertahan sehingga ruang di sepertiga akhir lapangan tidak mudah dimanfaatkan oleh tuan rumah.
Di tengah periode itu, Radu kembali menunjukkan peran pentingnya bagi Juventus. Ia melakukan penyelamatan setelah sempat ada kesalahan saat keluar dari area, sebuah aksi yang menjaga tim tamu tetap aman dari kebobolan tambahan.
Perubahan dari bangku cadangan ikut memengaruhi arah pertandingan. Juventus memasukkan Keutgen, Elimoghale, dan Bellino pada menit ke-65, dan dampaknya mulai terasa sekitar 10 menit kemudian saat Elimoghale memimpin serangan balik yang diakhiri umpan silang.
Roma tetap menekan hingga fase akhir dan hampir mendapatkan gol penentu. Almaviva nyaris mencetak gol melalui sentuhan pertamanya yang hampir mengenai tiang, sementara Seck kemudian menguji Radu lewat sepakan dari luar kotak penalti.
Menjelang pertandingan berakhir, Juventus justru kembali tampil agresif untuk mencari kemenangan. Pada menit ke-88, Verde melepaskan tembakan keras dari tengah yang memaksa Zelezny melakukan penyelamatan gemilang, lalu Montero mendapat peluang menyundul bola dari sepak pojok berikutnya.
Namun sundulan itu melayang tipis di atas mistar, dan peluang Juventus untuk pulang dengan kemenangan pun sirna. Tre Fontane akhirnya menjadi panggung duel seimbang, dengan Roma mampu merespons cepat setelah tertinggal dan Juventus tetap membawa ancaman sampai menit terakhir.
Source: onefootball.com




