Nama Egi Fazri kembali ramai dibicarakan setelah ia muncul lagi dengan gaya yang dianggap meniru Vidi Aldiano. Kali ini, penampilannya terjadi saat membawakan lagu “Nuansa Bening” di sebuah mal kawasan Cibubur dalam acara pencarian bakat yang digelar oleh sebuah produk kopi.
Video aksinya beredar lewat akun Instagram Khalayak Indonesia. Dalam rekaman itu, Egi terlihat menyanyikan bagian reff sambil mengajak orang-orang di sekitarnya ikut bernyanyi.
Kemunculan tersebut langsung memantik ulang perdebatan yang sudah lama melekat pada dirinya. Banyak warganet kembali menyoroti rambut belah tengah yang tetap dipertahankannya karena dianggap membuat penampilannya semakin mirip dengan Vidi Aldiano.
Reaksi publik datang cepat dan cenderung keras. Sejumlah komentar menilai tindakan itu tidak pantas karena Egi sebelumnya pernah menyatakan akan berhenti meniru sosok Vidi Aldiano secara terbuka.
Ada pula warganet yang menyindir suara dan penampilannya. Di saat yang sama, sebagian komentar mengaitkan kemunculan itu dengan persoalan hak lagu “Nuansa Bening” yang sebelumnya juga sempat menyita perhatian publik.
Konteks tersebut ikut membuat nama Egi kembali terseret ke dalam percakapan yang lebih luas. Pasalnya, Vidi Aldiano pernah digugat Keenan Nasution terkait lagu itu, sehingga penampilan Egi ikut dibaca dalam suasana perbincangan yang sensitif.
Riwayat viral Egi memang tidak lepas dari tudingan bahwa ia terlalu jauh menyamakan gaya, penampilan, dan pembawaannya dengan Vidi Aldiano. Situasi itu membuat namanya berulang kali dikaitkan dengan sebutan “Vidi KW” oleh publik.
Saat kritik memuncak di masa lalu, Egi sempat menangis dan meminta maaf. Pada momen itu, ia juga mengatakan tidak akan lagi menirukan sosok Vidi Aldiano dan berjanji menghentikan semua konten yang berkaitan dengan figur tersebut.
Karena janji itulah, kemunculan terbarunya kini kembali memicu pertanyaan dari warganet. Banyak yang menilai langkah Egi kali ini bertolak belakang dengan pernyataan yang pernah ia sampaikan di depan publik.
Meski sorotan negatif kembali mengarah kepadanya, Egi tetap tampil percaya diri di atas panggung pencarian bakat itu. Ia membawakan “Nuansa Bening” dengan kesan ingin membangun suasana partisipatif bersama penonton.
Video yang beredar juga memperlihatkan momen ketika ia mengajak orang di sekitarnya ikut bernyanyi. Adegan tersebut kemudian memperlebar perdebatan soal batas peniruan figur publik di ruang hiburan dan media sosial.
Bagi sebagian warganet, persoalan utamanya bukan hanya soal lagu yang dibawakan. Yang lebih disorot adalah konsistensi sikap Egi setelah sebelumnya berjanji berhenti dan sempat meminta maaf di hadapan publik.
Source: www.suara.com




