Ciamis kembali mendapat sorotan lewat Jalatrang Creative, yang berhasil menempati perolehan tertinggi dalam penilaian tim Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat. Capaian itu membuat Kampung KB dari Desa Jalatrang melangkah ke tahap berikutnya dan mewakili Jawa Barat dalam penilaian tingkat nasional.
Prestasi tersebut menunjukkan bahwa penguatan Kampung Keluarga Berkualitas di Ciamis tidak berhenti pada tataran administrasi. Yang dinilai juga mencakup cara program dijalankan di lapangan, termasuk efektivitas pengelolaan kegiatan dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.
Salah satu fokus penting dalam penilaian itu adalah optimalisasi DASHAT atau Dapur Sehat Atasi Stunting. Selain itu, penguatan kelompok kegiatan dan intervensi lintas sektor juga menjadi bagian yang mendapat perhatian dalam proses penilaian.
Proses wawancara penguatan Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Barat berlangsung secara daring. Kegiatan itu diikuti oleh berbagai unsur dari daerah, mulai dari Kepala Dinas PPKBPPPA Ciamis beserta tim, Kepala Desa Jalatrang, Camat Cipaku, Kapolsek Cipaku, hingga Danramil Cipaku.
Kehadiran unsur lain juga memperlihatkan bahwa program ini berjalan dengan dukungan yang luas. Sejumlah pihak seperti KUA, PKH, TKSK, BPD, pendamping pendidikan, akademisi, tenaga kesehatan, dan unsur keamanan turut terlibat dalam penguatan Kampung KB di Jalatrang.
Ketua Pokja Kampung KB Jalatrang Creative, Elsa Nuari Hardiana, memaparkan profil singkat, kegiatan, rencana kerja masyarakat, inovasi, prestasi, dan dukungan lintas sektor. Ia menyiapkan bahan presentasi hingga 40 halaman, meski waktu wawancara hanya 10 menit sehingga materi harus dipadatkan.
Setelah pemaparan utama, penguatan juga disampaikan oleh camat Cipaku dan Kepala Desa Jalatrang. Keduanya menjelaskan perkembangan sebelum dan sesudah Kampung KB terbentuk, termasuk rangkaian kegiatan yang telah dijalankan untuk mendorong keluarga berkualitas, masyarakat mandiri, dan sejahtera.
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Ciamis menilai hasil Jalatrang Creative sebagai yang tertinggi dalam penilaian tim Kemendukbangga/BKKBN Jabar. Dengan capaian itu, kampung tersebut berhak mewakili Provinsi Jawa Barat ke tingkat nasional.
Pemkab Ciamis melalui Dinas P2KBP3A juga memberi apresiasi atas pencapaian itu. Dorongan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas Kampung KB di Tatar Galuh, sekaligus menjaga capaian Kampung KB Magot yang sempat menorehkan prestasi di tingkat nasional pada 2025 lalu.
Plt Sekretaris Dinas P2KBP3A Ciamis, Djafar Shiddiq, menyebut Kampung KB sudah terbentuk di 265 desa dan kelurahan di Kabupaten Ciamis. Menurut dia, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap Kampung KB benar-benar berkembang, berjalan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Djafar menegaskan pembinaan rutin, peningkatan kapasitas pengelola, dan koordinasi lintas sektor terus dilakukan. Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi, integrasi, dan konvergensi program agar Kampung KB tidak hanya kuat di atas kertas, tetapi juga nyata dalam pelayanan.
Ia berharap Kampung KB Desa Jalatrang bisa mengikuti jejak Kampung KB Magot. Djafar menilai Desa Jalatrang memiliki banyak unggulan, inovasi yang berkembang, dan sejumlah prestasi yang bisa menjadi modal untuk melangkah lebih jauh.
Evaluasi di tingkat provinsi juga menjadi pendorong agar pengelola terus meningkatkan kualitas layanan dan inovasi di wilayah masing-masing. Arah penguatan ini tetap diarahkan untuk mendukung terwujudnya keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Bagi Ciamis, keberhasilan Jalatrang Creative bukan hanya soal lolos ke tahap nasional. Capaian itu sekaligus memperkuat reputasi daerah dalam pengembangan Kampung KB, dengan dukungan lintas sektor dan pembinaan yang terus berjalan agar dampaknya makin luas bagi warga Desa Jalatrang dan Kabupaten Ciamis.
Source: www.japos.co




