Di kelas menengah, Sony Xperia 10 Mark 7 langsung menarik perhatian karena tetap membawa sejumlah fitur yang mulai ditinggalkan banyak ponsel lain. Salah satu yang paling menonjol adalah keberadaan audio jack 3.5mm, sebuah detail yang membuat perangkat ini tetap ramah untuk pengguna earphone kabel.
Daya tarik lain datang dari pendekatan Sony yang tidak terlalu agresif mengubah identitas desainnya. Xperia 10 Mark 7 memang tampil lebih segar, tetapi karakter minimalis khas Xperia masih terasa kuat di bodinya.
Desain baru dengan nuansa lebih modern
Perubahan paling mudah dikenali ada pada modul kameranya. Sony kini memakai susunan horizontal, sehingga tampilannya sekilas mengingatkan pada Google Pixel dan jauh berbeda dari gaya vertikal yang selama ini melekat pada lini Xperia.
Di saat yang sama, bodinya dibuat tetap ringan dengan bobot 167 gram. Varian warna Turquoise atau hijau juga memberi pilihan yang lebih berani dibandingkan opsi abu-abu dan putih.
Sony turut memasang Corning Gorilla Glass Victus 2 untuk perlindungan layar. Kehadiran material ini membuat ponsel kelas menengah tersebut terasa lebih mendekati perangkat premium dari sisi ketahanan.
Layar tanpa lubang dan dukungan audio yang serius
Xperia 10 Mark 7 masih mempertahankan layar tanpa notch maupun punch hole. Ponsel ini memakai panel OLED 6,1 inci Full HD+ dengan refresh rate 120Hz dan rasio 19,5:9.
Kehadiran dual front-facing speakers membuat pengalaman menonton dan mendengar konten terasa lebih langsung. Sony juga menegaskan fokus multimedia lewat dukungan LDAC, DSEE Ultimate, dan Qualcomm aptX Adaptive.
Performa harian dan software yang panjang dukungannya
Untuk dapur pacu, Xperia 10 Mark 7 mengandalkan Snapdragon 6 Gen 3 yang dipadukan dengan RAM 8GB. Skor AnTuTu yang disebut mencapai 840.000 poin menunjukkan perangkat ini cukup meyakinkan untuk kebutuhan harian.
Ponsel ini sudah menjalankan Android 16 dengan antarmuka Stock Android. Sony juga menjanjikan 4 tahun update Android dan 6 tahun update keamanan, yang menjadi salah satu nilai jual penting di kelas menengah.
Kamera, slot praktis, dan harga jual
Di bagian belakang, Sony membekali Xperia 10 Mark 7 dengan kamera utama 50MP yang didukung OIS dan EIS. Ada pula lensa ultra wide 13MP untuk kebutuhan pemotretan yang lebih luas.
Selain jack audio, Sony tetap mempertahankan slot SIM dan micro SD yang bisa dibuka dengan kuku tanpa SIM ejector. Detail kecil seperti ini membuat ponsel terasa praktis dan tetap akrab bagi pengguna yang menyukai cara pakai sederhana.
Sony membanderol Xperia 10 Mark 7 sekitar 81.000 Yen atau setara Rp7,3 jutaan dengan kurs Mei 2026. Dalam paket penjualan, Sony tidak menyertakan charger maupun kabel data, sehingga pendekatan minimalisnya tetap konsisten dari desain hingga isi kotak.