Hyundai kini memberi ruang berbeda bagi pelanggan yang harus meninggalkan mobilnya di bengkel resmi. Lewat Hyundai Premium Courtesy Car Program, proses servis tidak lagi identik dengan menunggu tanpa kendaraan pengganti, karena pelanggan bisa tetap beraktivitas dengan mobil premium selama unit tersedia di dealer.
Yang paling menarik dari program ini adalah kehadiran Hyundai Ioniq 5 sebagai salah satu opsi mobil pengganti. Model listrik tersebut bisa digunakan bukan hanya oleh pemilik Hyundai, tetapi juga pemilik mobil bermesin bensin atau diesel selama unit masih tersedia di jaringan dealer yang mengikuti program.
Servis tetap berjalan, mobilitas tidak terputus
Program ini ditempatkan Hyundai dalam ekosistem myHyundai Care sebagai bagian dari layanan purnajual yang dibuat lebih fleksibel. Tujuannya bukan sekadar memudahkan proses servis, tetapi juga menjaga kenyamanan pelanggan ketika kendaraan utama harus berada lebih lama di bengkel.
Bagi pengguna, fasilitas seperti ini punya nilai praktis yang jelas. Saat perbaikan memakan waktu, aktivitas harian tetap bisa berjalan karena pelanggan tidak kehilangan akses transportasi sementara.
Ioniq 5 jadi daya tarik utama
Di antara armada yang disiapkan, Ioniq 5 menempati posisi istimewa karena menjadi kendaraan pengganti premium yang paling menonjol. Mobil listrik ini tersedia di dealer tertentu, selama unitnya masih ada, sehingga pelanggan bisa merasakan pengalaman menggunakan EV Hyundai tanpa harus membelinya lebih dulu.
Selain Ioniq 5, Hyundai juga menyiapkan model lain seperti Creta, Stargazer, maupun varian lainnya sesuai stok di masing-masing dealer. Dengan begitu, jenis mobil pengganti menyesuaikan kondisi operasional di setiap lokasi.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID, menyampaikan bahwa program ini memberi kesempatan lebih banyak orang untuk merasakan langsung keunggulan mobil listrik Hyundai. Dari sisi layanan, pendekatan ini membuat aftersales tidak hanya berfungsi sebagai solusi teknis, tetapi juga sebagai sarana pengalaman produk.
Lebih dari 250 unit sudah disiapkan
Kenny Lee, President Director PT Hyundai Motors Indonesia, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menjaga mobilitas dan memberi ketenangan kepada pelanggan. Ia menyebut lebih dari 250 unit kendaraan telah disiapkan di jaringan dealer terpilih.
Jumlah armada tersebut menjadi penopang penting agar pelanggan tetap bisa bergerak meski mobil utamanya sedang diperbaiki. Hyundai terlihat ingin menghadirkan pengalaman servis yang tidak cuma cepat, tetapi juga tetap nyaman dan relevan dengan kebutuhan pengguna.
Penyediaan mobil pengganti premium juga menunjukkan bahwa Hyundai menempatkan layanan purnajual sebagai bagian dari komitmen yang lebih menyeluruh. Artinya, pengalaman setelah pembelian tidak berhenti pada perawatan kendaraan, melainkan juga pada bagaimana pelanggan tetap terbantu saat mobil masuk bengkel.
Siapa yang bisa memakai program ini
Premium Courtesy Car Program berlaku untuk semua pemilik Hyundai yang membeli kendaraan melalui PT Hyundai Motors Indonesia. Program ini tidak membatasi tahun produksi maupun jarak tempuh, sehingga cakupannya cukup luas untuk pelanggan Hyundai.
Ketentuan utamanya adalah sebagai berikut:
- Berlaku untuk general repair dengan estimasi pengerjaan lebih dari 1×24 jam.
- Berlaku untuk body & paint repair dengan estimasi lebih dari 14×24 jam.
- Durasi pinjam maksimal 17 hari dan dapat diperpanjang sesuai persetujuan dealer.
- Mobil pengganti diberikan berdasarkan ketersediaan di masing-masing dealer.
Aturan tersebut membuat program ini lebih terarah karena ditujukan untuk pelanggan yang benar-benar membutuhkan kendaraan pengganti saat perbaikan berlangsung lama.
Jaringan dealer terus diperluas
Hyundai menjalankan program ini melalui dealer resmi di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh, Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, hingga Maluku. Daftar dealer peserta juga terus bertambah secara bertahap agar semakin banyak pelanggan bisa merasakan layanan yang sama.
Penyebaran jaringan ini penting karena membuat akses terhadap mobil pengganti premium tidak terpusat di satu area saja. Di sisi lain, Hyundai tetap menjaga penyesuaian unit dengan kondisi stok di dealer masing-masing agar layanan berjalan sesuai kapasitas operasional.
Dengan skema tersebut, pelanggan mendapat dukungan mobilitas saat kendaraan utama sedang servis, sementara Hyundai memperkuat citra layanan aftersales yang lebih fleksibel. Kehadiran Ioniq 5 sebagai mobil pengganti sekaligus membuka kesempatan bagi pelanggan untuk mengenal EV premium dalam situasi yang praktis dan langsung.
Source: www.oto.com




