Hyundai Perluas Layanan Purnajual, 250 Mobil Pengganti Disiapkan Agar Mobilitas Tetap Jalan

Hyundai memperluas perhatian ke pelanggan setelah pembelian mobil dengan cara yang cukup praktis: menyediakan kendaraan pengganti saat mobil masuk bengkel resmi. Melalui Hyundai Premium Courtesy Car Program, pemilik kendaraan tetap bisa beraktivitas tanpa harus menunggu servis selesai sambil kehilangan mobilitas harian.

Program ini hadir sebagai bagian dari ekosistem myHyundai Care yang dirancang untuk memberi pengalaman kepemilikan yang lebih nyaman dan bebas rasa khawatir. Bagi Hyundai, layanan purnajual bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari hubungan jangka panjang dengan konsumen.

Mobilitas pelanggan tetap dijaga

Keberadaan mobil pengganti menjadi penting ketika kendaraan utama tidak bisa dipakai sementara karena perawatan atau perbaikan. Dalam situasi seperti itu, pelanggan tetap dapat menjalankan pekerjaan dan rutinitas tanpa perlu mencari alternatif transportasi lain.

Presiden Hyundai Motors Indonesia, Kenny Lee, menegaskan bahwa perusahaan ingin memastikan mobilitas serta ketenangan pelanggan tetap terjaga. Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Hyundai menempatkan kenyamanan setelah pembelian sebagai bagian dari nilai layanan yang lebih luas.

Lebih dari 250 unit disiapkan

Untuk mendukung program ini, Hyundai menyiapkan lebih dari 250 unit kendaraan di jaringan diler terpilih. Ketersediaan armada menjadi faktor penting karena menentukan seberapa cepat pelanggan bisa memperoleh mobil pengganti saat kendaraannya sedang ditangani bengkel.

Hyundai juga melihat langkah ini sebagai penerapan komitmen global dalam meningkatkan kualitas layanan purnajual. Dengan armada yang disiapkan secara khusus, pelanggan diharapkan tetap merasakan perhatian meski mobil utama sedang tidak digunakan.

Layanan ini bisa dipakai banyak pelanggan

Hyundai Premium Courtesy Car Program dibuka untuk seluruh pelanggan Hyundai yang berada di jaringan bengkel resmi. Layanan ini berlaku untuk semua kendaraan yang didistribusikan oleh HMID, tanpa batasan tahun produksi maupun jarak tempuh.

Cakupan tersebut membuat program terasa lebih inklusif karena tidak hanya menyasar model tertentu. Artinya, lebih banyak pemilik Hyundai berpeluang memanfaatkan fasilitas mobil pengganti ini ketika mobil mereka membutuhkan servis lebih lama.

Pilihan mobil pengganti yang disediakan

Armada yang disiapkan dalam program ini terdiri dari Hyundai Ioniq 5, Creta, dan Stargazer. Kehadiran beberapa pilihan membuat pengalaman pelanggan selama menunggu servis menjadi lebih beragam.

Fransiscus Soerjopranoto, COO HMID, menyampaikan bahwa penyediaan Ioniq 5 bukan hanya soal kenyamanan praktis. Ia juga menilai kesempatan tersebut dapat memberi lebih banyak pelanggan pengalaman mengendarai mobil listrik Hyundai.

Durasi peminjaman dibuat fleksibel

Hyundai menetapkan masa peminjaman mobil pengganti hingga 17 hari. Jika perbaikan membutuhkan waktu lebih lama, durasi itu masih dapat diperpanjang dengan persetujuan diler.

Aturan ini memberi kelonggaran bagi konsumen ketika proses servis berlangsung lebih panjang dari perkiraan awal. Dengan begitu, pelanggan tidak perlu terburu-buru mencari solusi mobilitas lain selama kendaraan utamanya masih berada di bengkel.

Layanan purnajual jadi pembeda

Di tengah persaingan industri otomotif, layanan setelah pembelian sering menjadi pertimbangan penting bagi konsumen. Hyundai merespons kebutuhan itu dengan menghadirkan fasilitas yang relevan dengan situasi nyata pemilik mobil sehari-hari.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa perhatian Hyundai tidak berhenti pada momen pembelian kendaraan. Melalui mobil pengganti, perusahaan berupaya menjaga rasa aman, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas pelanggan saat mobil utama sedang tidak bisa digunakan.

Exit mobile version