Di tengah pasar MPV keluarga yang makin kompetitif, Toyota Kijang Super 2026 muncul dengan pendekatan yang berbeda. Model ini tidak hanya membawa nama besar Kijang, tetapi juga menawarkan efisiensi hybrid, fitur keselamatan yang lebih lengkap, dan harga awal Rp240 juta.
Daya tarik utamanya terletak pada cara Toyota menggabungkan nuansa lawas dengan kebutuhan mobil modern. Siluet boxy yang identik dengan Kijang era 90-an tetap dipertahankan, namun kini tampil lebih rapi, tegas, dan terasa lebih segar untuk penggunaan harian.
Sentuhan retro yang dibuat lebih modern
Toyota merapikan kembali karakter bodi kotak yang sudah lama melekat pada Kijang. Di bagian depan, mobil ini memakai lampu LED proyektor, grille bergaya dinamis, dan velg dual-tone 16 inci yang memperkuat kesan kokoh.
Bagian belakang ikut mendapat pembaruan lewat lampu LED bar memanjang. Efeknya membuat bodi terlihat lebih lebar dan memberi kesan lebih stabil saat dilihat dari belakang.
Kabin tujuh penumpang dengan orientasi keluarga
Masuk ke bagian dalam, Kijang Super 2026 membawa pendekatan kabin yang lebih bersih dan modern. Dashboard minimalis, layar sentuh 10 inci, serta dukungan Apple CarPlay dan Android Auto menjadi kombinasi yang disiapkan untuk kebutuhan mobilitas masa kini.
Toyota menata kabin ini untuk tujuh penumpang dengan material yang disebut lebih berkualitas. Kenyamanan juga didorong oleh jok ergonomis dan sistem double blower yang ditingkatkan, sementara konfigurasi kursi dibuat fleksibel agar sesuai untuk aktivitas harian maupun perjalanan akhir pekan.
Dua opsi mesin untuk kebutuhan yang berbeda
Kijang Super 2026 disediakan dalam dua pilihan mesin agar bisa menjangkau karakter pengguna yang beragam. Varian bensin mengusung mesin 1.5L DOHC Dual VVT-i dengan tenaga 106 PS dan torsi 140 Nm, lalu diposisikan untuk konsumen yang mengutamakan durabilitas dan kemudahan perawatan.
Konsumsi bahan bakarnya disebut berada di kisaran 14 hingga 16 km/liter. Sementara itu, varian hybrid menggabungkan mesin bensin 1.5L dengan motor listrik untuk menghasilkan tenaga gabungan 122 PS dan efisiensi bahan bakar yang diklaim tembus 25 km/liter.
Transmisi dan teknologi efisiensi
Baik mesin bensin maupun hybrid tersedia dengan transmisi manual 5-percepatan atau otomatis CVT. Pilihan ini memberi ruang bagi pengguna yang masih menyukai kontrol manual atau yang lebih nyaman menghadapi kemacetan dengan CVT.
Pada varian hybrid, efisiensi didukung Toyota Hybrid System dan fitur regenerative braking. Kombinasi tersebut membuat Kijang Super 2026 tampil jauh lebih modern dibanding bayangan Kijang generasi lama yang dulu lebih sederhana secara mekanis.
Fitur keselamatan dibuat naik kelas
Toyota juga menempatkan aspek keamanan sebagai bagian penting dari paket produk ini. Seluruh varian Kijang Super 2026 sudah dibekali 6 airbags, ABS dengan EBD, vehicle stability control, hill start assist, dan kamera 360 derajat.
Varian tertinggi menambah paket Toyota Safety Sense. Isinya mencakup sensor peringatan tabrakan, pre-collision system, dan adaptive cruise control, sehingga posisi mobil ini tidak hanya mengandalkan nama besar, tetapi juga menawarkan perlindungan yang lebih serius untuk keluarga.
Harga dan posisi di pasar MPV
Varian terendah 1.5E manual dipasarkan sekitar Rp240 juta. Di atasnya, varian menengah 1.5G CVT berada di kisaran Rp270 juta hingga Rp300 juta, sedangkan varian tertinggi 1.5 Hybrid dijual mulai Rp330 juta hingga Rp360 juta.
Dengan rentang itu, Kijang Super 2026 masuk ke persaingan ketat di segmen MPV keluarga. Model ini akan berhadapan dengan Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga Hybrid, dan Honda Mobilio, sambil tetap mengandalkan kekuatan jaringan bengkel luas serta ketersediaan suku cadang yang selama ini menjadi nilai penting Toyota di Indonesia.
Biaya servis berkala per 10.000 km disebut berada di kisaran Rp700.000 hingga Rp1,2 juta. Angka ini membuat Kijang Super 2026 tidak hanya menarik dari sisi desain dan teknologi, tetapi juga tetap diperhitungkan sebagai pilihan yang rasional untuk biaya kepemilikan jangka panjang.