Huawei kembali menghidupkan salah satu ide produk wearable yang paling tidak biasa lewat Watch Buds 2. Perangkat ini tetap membawa kombinasi jam tangan pintar dan earbud dalam satu bodi, sehingga langsung menarik perhatian karena konsepnya memang jarang ditemukan di kelasnya.
Yang membuatnya semakin mencuri perhatian adalah perubahan pada desain luarnya. Meski bentuk dasarnya masih terasa akrab, ada sejumlah detail baru yang menimbulkan pertanyaan tentang seberapa besar pembaruan yang benar-benar dibawa Huawei pada generasi kedua ini.
Konsep lama masih dipertahankan
Watch Buds 2 hadir sebagai penerus Watch Buds setelah jeda lebih dari tiga tahun sejak model pertama diperkenalkan. Huawei belum meninggalkan pendekatan unik yang membuat produk ini berbeda dari smartwatch lain, yaitu menyimpan earbud di dalam bodi jam.
Konsep hibrida seperti ini menempatkan Watch Buds 2 di ceruk yang cukup spesifik. Di satu sisi, perangkat ini berfungsi sebagai jam tangan pintar, tetapi di sisi lain juga memuat perangkat audio yang bisa dibawa dalam satu perangkat yang sama.
Huawei bukan satu-satunya merek yang pernah bermain di wilayah produk gabungan seperti ini. Referensi menyebut ada Lenovo ThinkBook 15 Gen 2 dengan earbud terintegrasi, Nokia 5710 XpressAudio dengan earbud di bagian belakang, serta mouse Honor yang turut dibekali earbud ANC.
Namun, Huawei termasuk salah satu merek yang lebih awal membawa gagasan tersebut ke kategori wearable. Karena itu, kehadiran Watch Buds 2 menunjukkan bahwa perusahaan masih melihat nilai dari produk yang menggabungkan efisiensi penggunaan dan unsur kejutan desain.
Peluncuran awal dipastikan di China
Berdasarkan materi promosi yang dibagikan Huawei, Watch Buds 2 akan diperkenalkan di China pada April 20. Sejauh ini, itu menjadi satu-satunya jadwal yang disebut secara jelas oleh perusahaan.
Untuk pasar global, belum ada keterangan resmi. Generasi pertama memang sempat hadir secara global, tetapi Huawei belum memastikan apakah pola distribusi yang sama akan diterapkan lagi pada Watch Buds 2.
Situasi ini membuat perangkat tersebut masih menyisakan banyak tanda tanya di luar China. Jika Huawei memilih strategi yang serupa dengan model sebelumnya, peluang kehadiran yang lebih luas tetap terbuka, meski belum ada pengumuman resmi yang mendukung hal itu.
Perubahan paling terlihat ada di casing
Dari gambar resmi yang beredar, Watch Buds 2 masih mempertahankan siluet yang mirip dengan pendahulunya. Perubahan besar pada bentuk utama jam belum terlihat, sehingga identitas seri ini tetap mudah dikenali.
Meski begitu, bagian casing disebut sudah didesain ulang. Notebookcheck menyinggung adanya perubahan pada area tersebut, walau penjelasan teknis soal apa yang benar-benar berbeda belum dipaparkan oleh Huawei.
Ada juga elemen visual baru pada crown yang kini memiliki cincin berwarna merah. Detail kecil ini memberi sentuhan pembeda tanpa menggeser karakter utama desain yang sebelumnya sudah melekat pada Watch Buds.
Huawei juga tetap mempertahankan tombol bertekstur di posisi angka 6. Kehadiran komponen fisik itu memperlihatkan bahwa tidak semua bagian lama ditinggalkan, dan beberapa elemen masih dianggap penting untuk menjaga identitas produk.
Earbud masih tampak familiar
Bagian earbud pada Watch Buds 2 juga belum menunjukkan perubahan yang mencolok dari generasi pertama. Dalam gambar promosi, bentuknya masih mengikuti pendekatan yang sederhana dan konsisten seperti model sebelumnya.
Tidak tampak penanda visual yang jelas untuk membedakan sisi kiri dan kanan. Hal itu memperkuat kesan bahwa pembaruan utama belum banyak menyentuh unit earbud, melainkan lebih fokus pada rumah perangkat atau casing yang menampungnya.
Namun, tampilan luar saja belum cukup untuk menilai apakah ada peningkatan yang lebih besar di baliknya. Hingga saat ini, Huawei belum membuka detail soal spesifikasi teknis, kemampuan audio, kapasitas baterai, maupun perangkat lunak yang digunakan.
Masih banyak detail yang belum diungkap
Ketiadaan spesifikasi resmi membuat Watch Buds 2 terasa semakin misterius. Informasi tentang sensor kesehatan, konektivitas, hingga kualitas audio masih belum tersedia, sehingga publik masih harus menunggu penjelasan lengkap dari Huawei.
Kondisi ini membuat minat terhadap perangkat tersebut tumbuh bukan hanya karena bentuknya yang unik, tetapi juga karena banyaknya aspek yang belum dijelaskan. Desain yang mirip pendahulunya memberi sinyal bahwa Huawei masih percaya pada konsep dasarnya, tetapi isi perangkatnya masih menjadi ruang kosong yang belum terjawab.
Di pasar wearable, Watch Buds 2 tetap punya daya tarik tersendiri karena menawarkan fungsi yang jarang hadir pada smartwatch lain. Perangkat ini ditujukan bagi pengguna yang ingin membawa jam tangan pintar dan earbud sekaligus dalam satu perangkat, sambil menunggu jawaban resmi atas peningkatan yang benar-benar dibawa generasi kedua ini.
Source: www.notebookcheck.net




