Pasar smartphone global kembali menunjukkan bahwa harga ramah kantong masih punya tenaga besar. Di kuartal I-2026, Samsung justru mencatat salah satu pencapaian paling menonjol lewat Galaxy A07 4G yang masuk empat besar ponsel terlaris dunia.
Perangkat ini bukan hanya laku di segmen Android, tetapi juga menjadi model Android paling laris di antara jajaran ponsel lain. Di Indonesia, Galaxy A07 4G dijual mulai Rp1,4 juta, dengan daya tarik utama berupa harga terjangkau dan dukungan pemakaian jangka panjang.
Samsung kuat di kelas terjangkau
Keberhasilan Galaxy A07 4G memperlihatkan bahwa konsumen global masih sangat responsif terhadap ponsel murah. Counterpoint mencatat kontribusi besar model ini datang dari wilayah berkembang seperti Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.
Dukungan Samsung terhadap lini A-Series juga terlihat dari sebaran model yang masuk daftar 10 besar. Bukan hanya Galaxy A07 4G, Samsung menempatkan total lima perangkat di daftar tersebut.
Lima model Samsung masuk 10 besar
Selain Galaxy A07 4G di posisi keempat, Samsung juga membawa Galaxy A17 5G ke peringkat kelima. Setelah itu ada Galaxy A56 di urutan ketujuh, Galaxy A36 di posisi kedelapan, dan Galaxy A17 4G di peringkat kesembilan.
Komposisi itu menunjukkan bahwa penjualan besar Samsung masih banyak ditopang model yang lebih mudah dijangkau. Kehadiran beberapa lini sekaligus membuat perusahaan ini terlihat sangat kuat di segmen menengah hingga bawah.
Daftar teratas masih dikuasai Apple
Meski Samsung tampil menonjol, tiga posisi pertama daftar masih dikuasai Apple. iPhone 17, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone 17 Pro menempati tiga besar dan mempertahankan dominasi di papan atas.
iPhone 16 juga masih bertahan di posisi keenam. Ini menandakan bahwa seri baru dan generasi sebelumnya sama-sama masih punya tenaga penjualan yang kuat.
Peta persaingan di kelas bawah dan menengah
Di luar Samsung dan Apple, Xiaomi hanya menempatkan satu model dalam daftar 10 besar, yaitu Redmi A5 di posisi ke-10. Kehadiran model itu menegaskan bahwa ponsel terjangkau masih punya pasar luas dan masih diburu konsumen.
Polanya juga terlihat jelas dari komposisi peringkat. Volume besar tidak selalu datang dari ponsel mahal, melainkan justru dari perangkat yang lebih mudah dibeli banyak orang.
Dukungan jangka panjang jadi nilai tambah
Galaxy A07 4G mendapat perhatian bukan hanya karena harganya, tetapi juga karena dukungan pembaruan perangkat lunak dan keamanan selama 6 tahun. Bagi pembeli entry-level, faktor ini membuat perangkat terasa lebih menarik untuk penggunaan jangka panjang.
Counterpoint juga menyinggung Galaxy S26 Ultra yang nyaris masuk daftar 10 besar. Temuan itu memperlihatkan bahwa flagship tetap punya tempat, tetapi volume penjualan terbesar masih bergantung pada kelas yang lebih murah.
Pada akhirnya, daftar kuartal I-2026 menunjukkan persaingan yang masih didominasi dua merek besar. Samsung menguasai banyak posisi lewat A-Series dan model kelas menengah, sementara Galaxy A07 4G menjadi simbol paling jelas bahwa HP Rp1 jutaan tetap mampu bersaing di pasar global.
Source: www.cnbcindonesia.com




