Di pasar ponsel kelas menengah bawah, Honor X6c masuk dengan bekal yang langsung menarik perhatian: layar 120 Hz, baterai 5.300 mAh, dan harga Rp 2.999.000. Kombinasi itu membuat perangkat ini menonjol karena menawarkan sejumlah fitur yang biasanya lebih sering ditemui di kelas yang lebih tinggi.
Honor menempatkan X6c sebagai pilihan yang lebih terjangkau dibanding Honor X7d. Fokusnya jelas mengarah ke kenyamanan penggunaan harian, daya tahan baterai, dan kapasitas simpan yang besar.
Layar jadi daya tarik utama
Honor X6c memakai panel TFT LCD 6,61 inci dengan resolusi 720 x 1.604 piksel. Layar ini mendukung refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan puncak 1.010 nit.
Dengan spesifikasi tersebut, pengalaman menggulir antarmuka disebut terasa lebih mulus untuk aktivitas sehari-hari. Karakter layar seperti ini menjadi salah satu pembeda utama Honor X6c di kelas harga Rp 2 jutaan.
Baterai besar untuk pemakaian panjang
Selain layar, sektor daya juga mendapat perhatian besar. Honor membekali X6c dengan baterai 5.300 mAh dan pengisian cepat 35 watt.
Honor menyebut baterai perangkat ini dirancang untuk bertahan hingga sekitar 1.000 siklus pengisian dan pengosongan daya. Klaim tersebut setara dengan pemakaian selama empat tahun, dengan kesehatan baterai yang dikatakan masih di atas 80 persen setelah periode itu.
Varian yang dijual di Indonesia
Honor X6c mulai dijual di Indonesia sejak Maret 2026. Varian yang hadir di pasar lokal membawa RAM 6 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
Ponsel ini tersedia dalam dua warna, yaitu Midnight Black dan Moonlight White. Di tabel spesifikasi, Honor juga mencantumkan opsi RAM 8 GB serta penyimpanan 128 GB dan 256 GB, meski unit yang dipasarkan di Indonesia adalah varian 6 GB/256 GB.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Harga | Rp 2.999.000 |
| RAM | 6 GB |
| Penyimpanan internal | 256 GB |
| Warna | Midnight Black, Moonlight White |
| Mulai dijual | Maret 2026 |
Performa dan penyimpanan
Di balik bodinya, Honor X6c mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 Ultra berbasis 12 nm. Chip ini memiliki CPU octa-core dengan dua inti Cortex-A75 2.0 GHz, enam inti Cortex-A55 1.7 GHz, dan GPU Mali-G52 MC2.
Sistem operasinya sudah memakai Android 15 dengan antarmuka MagicOS 9. Honor juga menyediakan slot microSD dengan skema hybrid. Opsi ini memberi ruang tambahan bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih lega.
Kamera dan tombol AI
Untuk kebutuhan foto, Honor X6c membawa kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.8 dan dukungan PDAF. Kamera belakangnya ditemani sensor depth QVGA, sedangkan kamera depan beresolusi 5 MP dengan bukaan f/2.2.
Perekaman video pada kamera depan dan belakang sama-sama mendukung 1080p pada 30 fps. Di bagian belakang, Honor menambahkan LED flash, HDR, dan panorama untuk melengkapi fungsi kameranya.
Ada juga AI Button di sisi kiri bodi. Tombol ini bisa dipakai untuk membuka pintasan seperti senter, tangkapan layar, kalkulator, catatan, dan aplikasi tertentu, sementara tekan lama akan memunculkan Google Lens.
Desain, ketahanan, dan konektivitas
Honor X6c menggunakan bodi plastik dengan dimensi 164 x 75,6 x 8,4 mm dan bobot 199 gram. Perangkat ini memiliki rating IP64 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air, serta diklaim tahan jatuh hingga 1,5 meter.
Untuk keamanan, pemindai sidik jari sudah terintegrasi di tombol power. Fitur lain yang masih tersedia adalah audio jack 3,5 mm, yang memudahkan pengguna yang masih memakai earphone atau headphone berkabel.
Di sisi konektivitas, Honor X6c mendukung WiFi dual-band, Bluetooth 5.1, GPS, GLONASS, Galileo, BDS, FM Radio, dan USB Type-C 2.0 OTG. Pada varian tertentu, perangkat ini juga membawa NFC, sehingga paket fiturnya terasa cukup lengkap untuk segmen harga yang dibidik.
Source: tekno.kompas.com