Max Holloway mulai disebut lebih siap untuk mengisi sorotan utama UFC 329 ketimbang Conor McGregor. Penilaian itu datang dari Usman Nurmagomedov, yang secara terbuka meragukan McGregor akan benar-benar naik ke oktagon dalam duel yang dijadwalkan di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada 11 Juli.
Keraguan tersebut bukan muncul tanpa alasan. McGregor sudah lama identik dengan rencana comeback yang berulang kali terdengar besar, tetapi kerap berakhir batal sebelum pertarungan dimulai.
Usman, petarung asal Dagestan sekaligus sepupu Khabib Nurmagomedov, melihat pola itu masih berlanjut. Ia menilai peluang McGregor tampil tetap kecil meski namanya sudah masuk dalam jadwal laga besar UFC 329.
Menurut Usman, riwayat terakhir McGregor membuat publik wajar berhati-hati menunggu kepastian. McGregor terakhir kali bertarung pada Juli 2021 saat patah kaki dalam trilogi melawan Dustin Poirier, dan sejak itu belum ada penampilan resmi yang benar-benar terwujud.
Salah satu pembatalan yang paling disorot terjadi saat McGregor dijadwalkan menghadapi Michael Chandler di UFC 303 pada Juni 2024. Laga itu batal setelah McGregor mengalami cedera patah jari kelingking kaki ketika menjalani persiapan.
Skeptisisme dari kubu Nurmagomedov
Usman tidak hanya meragukan kepastian pertarungan, tetapi juga yakin McGregor akan kesulitan bila laga itu tetap berlangsung. Baginya, masalah terbesar terletak pada ritme bertanding yang sudah terlalu lama hilang.
“Saya rasa dia tidak akan bertarung,” kata Nurmagomedov, dikutip dari MMA Junkie. Ia kemudian menambahkan, “Saya pikir dia akan mundur, atau sesuatu terjadi, atau di dunia ini perang akan dimulai, tetapi dia tidak akan bertarung.”
Ucapan itu memperlihatkan betapa rendahnya keyakinan Usman terhadap comeback McGregor. Meski begitu, ia tetap mengakui laga McGregor melawan Holloway akan menyedot perhatian besar jika benar-benar terealisasi.
Nama kedua petarung memang punya daya tarik komersial dan olahraga yang tinggi. Karena itu, publik MMA tetap akan menaruh perhatian meski bayang-bayang batal kembali membesar.
Holloway lebih dipercaya karena tetap aktif
Di sisi prediksi hasil, Usman justru menempatkan Holloway sebagai favorit. Alasan utamanya sederhana: Holloway masih aktif bertarung dan menjaga ritme di level elite.
Usman menilai keaktifan itu menjadi pembeda penting saat satu petarung sudah lama absen. Ia juga menyoroti usia McGregor yang kini 37 tahun dan masa vakum yang hampir lima tahun.
“Menurut pendapat saya, Holloway akan menang karena dia aktif. Ketika Anda tidak bertarung selama hampir lima tahun – lima tahun, dia sekarang berusia 37 tahun,” ujar Usman.
Holloway sendiri datang dengan status mantan juara kelas bulu UFC. Konsistensinya menghadapi lawan-lawan elite membuat posisinya dinilai lebih stabil untuk menjaga tempo tinggi dalam laga besar.
Di sisi lain, McGregor masih harus membuktikan bahwa masa tidak aktif yang panjang tidak menggerus kualitasnya. Duel ini pun memunculkan dua pertanyaan sekaligus, yakni apakah pertarungan benar-benar terjadi dan apakah McGregor masih sanggup membalik prediksi yang mengarah ke Holloway.
Source: www.viva.co.id




