Pasar audio wearable di Indonesia kini mendapat pilihan baru lewat kehadiran HAKII. Merek ini masuk dengan pendekatan yang menonjolkan kenyamanan mendengar tanpa memutus hubungan pengguna dengan lingkungan sekitar.
Teknologi open-ear air conduction menjadi daya tarik utama HAKII di pasar lokal. Sistem ini dirancang agar pengguna tetap peka terhadap suara di sekitar, sehingga cocok untuk aktivitas yang menuntut kewaspadaan dan mobilitas tinggi.
Di Indonesia, HAKII dibawa masuk secara eksklusif oleh Global Teknologi Niaga atau GTNi, anak usaha Global Digital Niaga yang berada di bawah Blibli. Langkah ini memperluas portofolio aksesori digital GTNi di tengah kebutuhan masyarakat urban yang semakin beragam.
Fokus pada aktivitas aktif
Perwakilan HAKII Indonesia, William Hadibowo, menekankan bahwa produk-produk HAKII membawa desain ergonomis yang mendukung aktivitas fisik agar tetap stabil. Arah pengembangan itu membuat brand ini tidak semata diposisikan untuk mendengarkan musik, tetapi juga untuk menemani rutinitas yang bergerak.
Pendekatan tersebut sejalan dengan tren perangkat audio wearable yang makin relevan di tengah gaya hidup aktif. Kebutuhan terhadap produk yang praktis dan nyaman membuat kategori ini terus mendapat ruang di pasar.
Distribusi lewat kanal online dan offline
GTNi menyiapkan jalur penjualan yang menggabungkan pengalaman daring dan luring. Business Development Director GTNi, Lilyana Dewi, menyebut integrasi omnichannel memberi kemudahan bagi pelanggan untuk menemukan sekaligus mencoba langsung produk yang tersedia.
Konsumen dapat memperoleh HAKII melalui platform Blibli maupun jaringan Blibli Store di berbagai wilayah Indonesia. GTNi juga menegaskan bahwa produk yang dijual orisinal dan dilengkapi layanan Gratis Perlindungan Lengkap.
Enam model untuk kebutuhan berbeda
Pada peluncuran ini, GTNi memperkenalkan enam varian HAKII dengan sasaran penggunaan yang berbeda-beda. HAKII LINK dan CPODS disiapkan untuk kebutuhan harian, sedangkan HAKII MIX OG ditujukan bagi penggemar fitness.
Untuk aktivitas lari, HAKII menghadirkan SOLE dan LIGHT II. Ada pula WIND IIS, yang hadir sebagai kacamata audio pintar untuk pengendara sepeda.
Ragam pilihan itu menunjukkan bahwa HAKII tidak hanya bermain di satu segmen penggunaan. Setiap model diarahkan untuk mendukung aktivitas tertentu tanpa mengabaikan kenyamanan dan kesadaran terhadap lingkungan sekitar.
Masuk di pasar yang masih besar
Kehadiran HAKII juga terjadi di tengah pasar aksesori ponsel Indonesia yang masih dipandang besar. Nilai pasar kategori ini diperkirakan melampaui USD3,7 miliar pada 2030, didorong tingginya penetrasi ponsel pintar dan perubahan gaya hidup digital masyarakat.
Dengan posisi tersebut, HAKII menambah opsi baru di segmen audio wearable yang terus berkembang. GTNi pun mengiringi peluncuran ini dengan penawaran khusus selama periode 12 hingga 31 Mei 2026.





