Gempa Bermagnitudo 2,8 Terasa Di Jember, Pusat Getaran Tercatat Jauh Di Tenggara Pada Kedalaman 87 Km

Warga Jember dan sekitarnya kembali mendapat pengingat bahwa aktivitas gempa di Jawa Timur masih perlu dicermati. Pada Rabu malam, guncangan bermagnitudo 2,8 tercatat menggoyang wilayah Jember dan langsung diumumkan melalui pembaruan awal BMKG.

BMKG mencatat gempa itu terjadi pada pukul 21.07.36 WIB. Pusat gempa berada di tenggara Jember, dengan titik koordinat awal 9,64 LS dan 113,81 BT.

Berdasarkan data awal yang dipublikasikan, lokasi gempa berada sekitar 161 kilometer tenggara Jember. Kedalamannya tercatat 87 kilometer, sehingga guncangan ini masuk dalam kategori gempa dengan sumber yang cukup dalam.

BMKG juga menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Informasi itu disampaikan sebagai data awal, sehingga hasil pengolahan masih dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk.

Keterangan BMKG mengenai gempa pada 20 Mei 2026 itu dipublikasikan melalui akun X @infobmkg. Lembaga tersebut menjelaskan bahwa pembaruan awal diprioritaskan untuk kecepatan, sementara proses pengolahan data masih berlangsung dan belum sepenuhnya stabil.

Meski magnitudonya kecil, kejadian ini tetap relevan bagi warga untuk tetap mengikuti informasi resmi. Pemantauan dari BMKG penting agar masyarakat memperoleh pembaruan yang akurat jika ada perkembangan data lanjutan.

Di tengah situasi seperti ini, ketenangan menjadi langkah pertama yang disarankan saat guncangan terasa. Warga diminta tidak panik agar bisa segera menilai kondisi sekitar dan mencari tempat berlindung yang aman.

Jika berada di dalam rumah atau penginapan, berlindung di bawah meja menjadi salah satu tindakan yang dianjurkan. Setelah itu, kepala perlu dilindungi dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau papan, atau dengan posisi tertelungkup menggunakan kedua tangan.

BMKG terus mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terbaru bila ada pembaruan berikutnya. Dalam situasi gempa, pegangan utama tetap pada peringatan dini dan informasi resmi agar respons warga lebih siap.

Source: cirebon.tribunnews.com
Exit mobile version