Di tengah tekanan pasar domestik yang masih berat, Geely Auto justru menemukan ruang bernapas dari luar China. Ekspor kembali menjadi penopang utama setelah mencatat rekor bulanan baru dan membantu total penjualan perusahaan tetap berada di jalur positif pada Mei.
Kinerja itu terlihat dari total penjualan Geely Auto yang mencapai 237.637 kendaraan pada Mei. Angka tersebut naik 1,03% dibandingkan tahun lalu dan 1,05% lebih tinggi dari April, sementara penjualan kumulatif lima bulan pertama juga menyentuh 1.182.159 unit atau naik 0,77% dari periode yang sama tahun lalu.
Ekspor menutup pelemahan di pasar domestik
Pendorong terbesar datang dari pasar internasional. Geely membukukan 85.144 kendaraan di luar China pada Mei, melonjak 183,65% secara tahunan dan menjadi rekor bulanan baru bagi perusahaan.
Lonjakan ekspor ini sangat penting karena penjualan di dalam negeri justru turun tajam. Di China, Geely hanya menjual 152.493 unit pada Mei, merosot 25,68% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kondisi tersebut menunjukkan semakin lebarnya jarak antara pasar domestik dan pasar luar negeri. Saat permintaan di China melemah, ekspor berubah menjadi mesin pertumbuhan yang paling kuat untuk menahan kinerja keseluruhan.
Segmen elektrifikasi bergerak tidak seimbang
Di lini kendaraan energi baru, performa Geely juga tidak berjalan seragam. Penjualan mobil listrik murni atau BEV turun 19,37% secara tahunan menjadi 76.633 unit pada Mei.
Sebaliknya, penjualan PHEV justru naik 31,97% menjadi 56.722 unit. Perbedaan arah ini memperlihatkan bahwa respons pasar terhadap dua teknologi elektrifikasi tersebut masih belum sama.
Kenaikan PHEV memang membantu menjaga momentum, tetapi pelemahan BEV tetap menahan laju keseluruhan segmen listrik Geely. Dalam situasi seperti ini, kontribusi ekspor dan varian tertentu menjadi semakin menentukan hasil bulanan perusahaan.
Zeekr jadi sorotan, sub-merek lain masih tertahan
Di antara merek yang berada di bawah payung Geely, Zeekr tampil paling menonjol. Merek premium tersebut menjual 34.377 kendaraan pada Mei, naik 81,81% dari tahun sebelumnya dan mencetak rekor bulanan baru.
Kinerja Zeekr terdorong oleh model kelas atas. Zeekr 9 dan 8 series yang berharga lebih tinggi menyumbang hampir 50% dari total penjualan, sekaligus membuat harga transaksi rata-rata per kendaraan naik 52,4% secara tahunan.
Berbeda dengan Zeekr, beberapa sub-merek lain masih berada di bawah tekanan. Geely Galaxy mencatat penjualan 81.727 kendaraan pada Mei, turun 19,75% dan menandai penurunan tahunan selama lima bulan berturut-turut.
Lynk & Co juga belum keluar dari tekanan. Penjualannya pada Mei berada di 20.732 unit, turun 24,97% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Merek utama Geely pun ikut terkoreksi, meski penurunannya lebih ringan. Penjualan merek inti itu tercatat 182.528 kendaraan pada Mei, turun 3,26% secara tahunan.
Dorongan di segmen harga terjangkau
Untuk menjaga volume, Geely baru meluncurkan versi terbaru Xingyuan, mobil listrik kompak yang menyasar pembeli entry-level. Harga awal terbatasnya dipatok 61.800 yuan atau sekitar $9.140, lebih rendah 6% dari harga diskon pendahulunya.
Model tersebut dibekali sel baterai CATL pada semua varian serta sistem smart cockpit yang lebih canggih. Langkah ini menunjukkan upaya Geely mempertahankan posisi di segmen harga terjangkau di tengah persaingan yang makin ketat.
Di saat perang harga terus menekan pasar domestik, ekspansi ke luar negeri menjadi tumpuan yang semakin penting. Dalam laporan laba kuartal pertama yang dirilis akhir April, laba bersih inti perusahaan naik 31% setelah dampak fluktuasi nilai tukar dikecualikan.
Source: cnevpost.com




