Perdebatan soal ponsel lipat Samsung tampaknya mulai bergeser dari pertanyaan tentang engsel ke pengalaman layar yang lebih matang. Bocoran terbaru menyebut Galaxy Z Fold 8 series akan membawa kontrol garis lipatan yang sangat mendekati Oppo Find N6, sehingga permukaan layar saat dibuka terasa jauh lebih rata dan mulus.
Selama ini, garis lipatan menjadi salah satu hal yang paling sering mengingatkan orang bahwa ponsel lipat belum benar-benar setara dengan ponsel layar datar. Karena itu, peningkatan pada Galaxy Z Fold 8 series bisa menjadi salah satu perubahan paling mudah terlihat dalam beberapa generasi terakhir lini foldable Samsung.
Kabar tersebut datang dari pembocor UniverseIce, yang menyebut kemampuan mengendalikan crease pada Samsung Galaxy Z Fold 8 series “sama impresifnya” dengan Oppo Find N6. Oppo sendiri mendapat banyak pujian karena pendekatan 3D liquid printing yang membuat layar terbukanya tampak rata dan terasa lebih mulus saat dipakai.
Yang menarik, penyebutan “series” mengarah pada lebih dari satu model. Artinya, peningkatan ini diperkirakan tidak hanya hadir di Galaxy Z Fold 8, tetapi juga di Galaxy Z Fold 8 Ultra.
Perbaikan semacam ini juga memberi sinyal bahwa Samsung tidak hanya mengandalkan desain engsel. Bocoran itu menunjukkan adanya dukungan struktur di belakang panel layar sebagai bagian penting dari peningkatan, meski detail teknisnya belum dijelaskan lebih jauh.
Dalam praktiknya, garis lipatan memang tidak selalu mengganggu setiap saat. Saat layar menyala, lipatan biasanya jauh lebih sulit terlihat dibanding ketika layar mati, sehingga efeknya sering paling terasa pada sudut pandang tertentu atau di kondisi cahaya tertentu.
Meski begitu, isu ini tetap penting karena menjadi salah satu penanda paling jelas bahwa foldable masih punya jarak dengan ponsel layar datar dalam hal kesan premium. Jika Samsung berhasil menekan lipatan hingga setara Oppo Find N6, fokus pembicaraan bisa ikut bergeser ke seberapa matang perangkat itu saat digunakan sehari-hari.
Samsung diperkirakan akan menyiapkan dua model Z Fold pada 2026. Salah satunya adalah versi yang lebih lebar dan disebut dirancang untuk menghadapi kehadiran Apple dengan ponsel lipat pertamanya, yang kabarnya akan bernama iPhone Ultra.
Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 Ultra diposisikan sebagai model tertinggi. Varian yang lebih lebar disebut akan menjadi opsi yang lebih terjangkau, walau dengan spesifikasi yang sedikit dipangkas.
Jika peningkatan crease ini benar-benar terwujud, persaingan foldable pada 2026 tidak lagi hanya berkutat pada engsel dan ukuran layar. Pertarungan bisa bergeser ke siapa yang paling berhasil membuat layar lipat terasa benar-benar menyatu saat dibuka.





