Persaingan di sesi pembuka MotoGP Spanyol di Jerez langsung berjalan rapat dan cepat, dengan perubahan posisi yang terjadi hampir sepanjang FP1. Dari pertarungan waktu yang ketat itu, Fabio Di Giannantonio keluar sebagai yang tercepat, sementara Marc Marquez mengakhiri sesi di urutan kelima.
Di Giannantonio menutup FP1 dengan catatan 1 menit 36,954 detik, waktu yang tidak lagi terkejar hingga sesi berakhir. Hasil itu menjadi penegasan bahwa pembalap Italia tersebut mampu menemukan lap terbaik pada momen yang paling menentukan, setelah sebelumnya sudah menunjukkan kecepatan sejak awal sesi.
Papan waktu berubah cepat sejak menit awal
Sejak sesi dimulai, posisi teratas terus berganti dan memperlihatkan betapa tipisnya jarak antarpembalap di Jerez. Di Giannantonio sempat membuka performa dengan 1 menit 38,197 detik dan langsung berada di depan, tetapi keunggulannya belum aman karena para rival terus memperbaiki catatan waktu.
Joan Mir kemudian mengambil alih posisi pertama dan membuat persaingan semakin terbuka. Setelah itu, papan waktu kembali bergerak saat para pembalap mulai menemukan ritme terbaik mereka di lintasan yang menuntut ketepatan dan konsistensi.
Marquez bersaudara ikut meramaikan barisan depan
Sekitar pertengahan sesi, dinamika di depan semakin terasa ketika Alex Marquez sempat memimpin. Marc Marquez juga ikut masuk persaingan di posisi kedua, sehingga keluarga Marquez sama-sama hadir dalam pertarungan papan atas sejak awal FP1.
Marco Bezzecchi kemudian ikut menembus posisi kedua ketika waktu tersisa sekitar 16 menit. Pergeseran singkat ini menunjukkan bahwa tidak ada pembalap yang benar-benar aman, karena satu lap cepat saja sudah cukup untuk mengubah urutan secara signifikan.
Serangan akhir Di Giannantonio jadi pembeda
Saat sesi menyisakan lima menit, Di Giannantonio kembali menekan dan mencatat waktu terbaiknya, 1 menit 36,954 detik. Lap tersebut menjadi penentu karena sampai bendera finis dikibarkan, tak ada pembalap lain yang mampu melewati catatan itu.
Di momen penutup itulah Di Giannantonio terlihat paling efektif memanfaatkan kesempatan. Di saat banyak rider juga meningkatkan tempo untuk mencari posisi ideal, ia justru mampu memaksimalkan lap akhir dan mengunci posisi teratas.
Morbidelli naik, Marc Marquez finis kelima
Franco Morbidelli menjadi salah satu nama yang paling menonjol pada fase akhir sesi dan berhasil mengamankan posisi kedua. Kehadirannya sekaligus menggeser Alex Marquez dari urutan tersebut, sehingga persaingan di tiga besar tetap berubah sampai menit terakhir.
Bezzecchi menutup FP1 di posisi keempat, tepat di depan Marc Marquez yang finis kelima. Hasil itu menempatkan Marquez di belakang para pesaing yang tampil sangat rapat sejak awal, meski ia tetap berada dalam kelompok depan yang ketat.
Di belakang lima besar, Raul Fernandez finis keenam dan Jack Miller mengisi posisi ketujuh. Pedro Acosta, Johann Zarco, dan Jorge Martin kemudian melengkapi sepuluh besar dalam sesi pembuka tersebut.
Acosta sempat terganggu masalah teknis
Perhatian juga tertuju pada Pedro Acosta karena ia sempat mengalami masalah teknis di tengah sesi. Kendala itu membuat posisinya sempat turun hingga ke peringkat ke-13 ketika FP1 masih berlangsung.
Meski sempat tercecer, situasi di papan waktu terus berubah menjelang akhir sesi. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa para pembalap terus mencari lap terbaik, sementara Jerez langsung menghadirkan tempo tinggi sejak putaran pertama.
Pada akhirnya, FP1 menempatkan Di Giannantonio sebagai pembalap paling cepat di sesi pembuka MotoGP Spanyol, sedangkan Marc Marquez harus puas memulai akhir pekan dari posisi kelima. Dengan pergeseran posisi yang begitu dinamis, persaingan di Jerez sudah terasa panas sejak bendera hijau pertama dikibarkan.





