Forza Horizon 6 Bisa Masuk Jauh Lebih Cepat, Tapi Hanya Lewat Aplikasi Xbox

Bagi pemain PC, kabar soal Forza Horizon 6 bukan sekadar soal grafik atau konten balapan. Yang paling menonjol justru ada di sisi teknis: waktu muat awal bisa turun sangat drastis, tetapi manfaat itu hanya terbuka untuk jalur distribusi tertentu.

Microsoft menyorot Advanced Shader Delivery sebagai teknologi yang membuat proses kompilasi shader jauh lebih cepat. Dalam pengujian yang dipaparkan perusahaan, tahap yang biasanya memakan sekitar 90 detik dapat dipangkas menjadi hanya 4 detik, atau sekitar 95 persen lebih singkat.

Percepatan seperti ini penting karena kompilasi shader sudah lama menjadi keluhan di banyak game modern. Saat jumlah polygon, material, tekstur, dan kombinasi pencahayaan makin rumit, pemain kerap harus menunggu layar kompilasi sebelum benar-benar masuk ke permainan.

Microsoft menjadikan Forza Horizon 6 sebagai contoh utama untuk menunjukkan dampak teknologi tersebut. Dalam blog pengembang DirectX, perusahaan itu menyebut game ini bisa memuat dalam 4 detik, dibandingkan hampir 1,5 menit pada metode yang lebih tradisional.

Selain mempercepat masuk ke game, pendekatan ini juga ditujukan untuk mengurangi shader stutter saat bermain. Microsoft menilai itu bisa dicapai dengan menghindari kompilasi shader secara just-in-time di dalam gameplay, sehingga beban teknis tidak lagi menumpuk ketika permainan sudah berjalan.

Cara kerjanya berbeda dari proses biasa

Advanced Shader Delivery tidak sekadar memangkas waktu lewat optimasi lokal di perangkat pemain. Microsoft memindahkan kompilasi shader ke cloud lebih dulu, lalu sistem mengambil paket shader yang sudah dikompilasi sesuai spesifikasi PC dan konfigurasi driver pengguna saat game diunduh.

Artinya, pemain tidak lagi memulai dari nol ketika membuka game untuk pertama kali. Paket shader itu dibawa bersama unduhan game, sehingga beban komputasi yang biasanya muncul di awal permainan bergeser ke tahap instalasi dan distribusi.

Namun, cara distribusi ini juga menjadi pembatas utama. Untuk saat ini, fitur tersebut hanya aktif jika Forza Horizon 6 diunduh melalui aplikasi Xbox PC atau Microsoft Store.

Konsekuensinya, pemain yang memasang game lewat jalur lain belum bisa merasakan manfaat yang sama. Microsoft belum membuka dukungan yang setara untuk semua platform distribusi, sehingga keuntungan terbesar teknologi ini masih berada di dalam ekosistemnya sendiri.

Dukungan hardware masih terbatas

Batasan tidak berhenti di sisi distribusi. Microsoft juga menyebut Advanced Shader Delivery saat ini belum mendukung GPU Nvidia.

Di sisi lain, perusahaan memperluas dukungan dari handheld ROG Ally ke PC Windows 11 yang memakai hardware AMD. Dukungan itu mencakup GPU Radeon diskret maupun grafik Radeon RX terintegrasi, tetapi statusnya masih public preview.

Untuk mencobanya, pengguna harus terdaftar di Xbox Insider Program. Syarat lain yang disebutkan mencakup Windows 11 versi 24H2 atau lebih baru, driver AMD Adrenalin terbaru, serta GPU RDNA 3, RDNA 3.5, atau RDNA 4.

Dalam pengujian Microsoft, teknologi ini dijalankan pada AMD Radeon RX 7600 dan AMD Ryzen 7 5800 8-core CPU. Kombinasi itu dipakai untuk memperlihatkan bahwa pendekatan baru tersebut mampu memberi dampak besar baik pada waktu muat awal maupun pada kelancaran saat bermain.

Pada akhirnya, Advanced Shader Delivery memperlihatkan arah yang cukup jelas dari Microsoft. Perusahaan itu semakin mendorong optimasi berbasis cloud dan driver ke dalam ekosistem aplikasinya, sementara gamer yang ingin merasakan Forza Horizon 6 lebih cepat harus masuk lewat Xbox PC app atau Microsoft Store.

Source: www.notebookcheck.net

Baca Juga

Back to top button