Faye Dibuat Lebih Gesit Dari Kratos, God Of War Laufey Tawarkan Arah Baru yang Berbeda

Perubahan paling mencolok dari God Of War Laufey justru datang dari cara ia bergerak dan bertarung. Faye tampil jauh lebih lincah daripada Kratos, dengan ritme serangan yang cepat, agresif, dan penuh transisi halus dari darat ke udara.

Cuplikan gameplay baru itu juga memperlihatkan bahwa Santa Monica Studio sedang membawa arah berbeda untuk seri ini. Bukan hanya soal visual yang menawan, tetapi juga soal pendekatan cerita dan desain pertarungan yang membuat game terasa segar dibanding God of War sebelumnya.

Faye jadi pusat perhatian baru

Seri terbaru ini tidak lagi menempatkan Kratos sebagai tokoh utama. Santa Monica Studio kini mengalihkan sorotan ke Faye atau Laufey, prajurit Jötunn sekaligus istri Kratos, yang mendapat porsi emosional lebih besar dalam petualangannya.

Studio tersebut menegaskan bahwa kematian bukan akhir bagi Laufey. Dalam keterangan resminya, Santa Monica Studio menyebut bahwa bagi Laufey, “petualangan baru baru saja dimulai.”

Faye terbangun secara tak terduga di Everywhen, alam baka misterius yang menjadi tempat para dewa dari berbagai mitologi saling bertarung. Dari sana, ia harus bergerak cepat untuk melindungi Kratos dan Atreus dari ancaman yang terus berkembang.

Everywhen memperluas skala konflik

Latar Everywhen memberi ruang yang lebih luas bagi semesta God of War. Lokasi ini mempertemukan banyak dewa dalam perebutan kekuasaan, sehingga konflik yang muncul terasa lebih besar dan tidak lagi bertumpu pada satu jalur cerita yang sempit.

Santa Monica Studio juga menyinggung ambisi Odin sebagai bagian penting dari cerita. Menurut keterangan resmi, Odin dihantui ramalan tentang kematiannya selama Ragnarök dan obsesif mengejar pengetahuan tentang sesuatu di luar kehidupan setelah kematian manusia.

Keberadaan dewa dari mitologi lain ikut memperkuat skala tersebut. Kemunculan Sekhmet dari Mesir dan Begtse dari Buddha membuat petualangan Faye terasa tidak hanya personal, tetapi juga kosmik.

Gaya bertarung yang lebih cepat dan gesit

Sorotan besar lain datang dari gaya bertarung Faye yang berbeda jauh dari Kratos. Jika Kratos identik dengan serangan berat dan keras, Faye justru mengandalkan mobilitas tinggi serta kombo yang lebih cepat.

Dalam cuplikan yang ditampilkan, Faye bisa mengalir mulus dari serangan darat ke udara. Ritmenya bahkan disebut mengingatkan pada seri Devil May Cry karena terasa cepat dan agresif.

Faye juga dibekali pedang misterius bernama Rue dan bantuan kubus kosmik bernama Phranque. Karakter Phranque disuarakan oleh Jack Quaid, menambah identitas baru pada pendekatan pertarungan di game ini.

Santa Monica Studio menegaskan bahwa perbedaan itu memang dirancang secara sengaja. Studio menyebut Faye dan Kratos sama-sama mampu memberi serangan kuat dan menerima banyak serangan, tetapi tim ingin menghadirkan nuansa permainan Faye yang unik dan segar.

Antusiasme pemain ikut ikut melonjak

Gameplay God Of War Laufey akhirnya terlihat lebih lengkap lewat PlayStation State of Play Juni 2026. Cuplikan berdurasi lebih dari 20 menit itu langsung menarik perhatian besar dari pemain.

Video tersebut disebut sudah ditonton 2,8 juta kali dalam waktu kurang dari 24 jam. Tidak berhenti di situ, cuplikan itu juga masuk jajaran trending YouTube kategori Gaming pada Rabu (3/6/2026).

God Of War Laufey hadir sebagai game eksklusif PS5 dengan pendekatan yang disebut lebih segar, cepat, dan brutal. Perubahan karakter utama memberi ruang bagi pengembang untuk mengeksplorasi sisi permainan yang berbeda tanpa kehilangan intensitas khas seri ini.

Fokus pada perlindungan keluarga juga membuat motivasi Faye terasa lebih personal. Ia harus menavigasi kekacauan di Everywhen demi memastikan keselamatan Kratos dan Atreus, sambil menghadapi ancaman para dewa yang berebut pengaruh di alam misterius tersebut.

Cuplikan yang sudah beredar menunjukkan bahwa God Of War Laufey bukan sekadar mengandalkan visual yang menawan. Game ini juga membawa desain gameplay yang lebih lincah, konflik mitologi yang lebih luas, dan arah cerita yang menggeser pusat semesta God of War ke sosok Laufey.

Source: www.suara.com
Exit mobile version